Kekayaan gabungan dari 50 orang terkaya Malaysia naik hampir 30% menjadi US$ 116 miliar atau setara Rp 1.991 triliun (kurs Rp 17.166). Kenaikan itu berasal dari pertumbuhan ekonomi 5,2% pada 2025, penguatan ringgit, serta euforia penawaran saham perdana (IPO) dengan total 60 pencatatan baru pada tahun lalu.
Robert Kuok, pengusaha berusia 102 tahun itu masih menempati posisi nomor satu orang terkaya di Negeri Jiran. Hartanya meningkat 19% menjadi US$ 13,6 miliar atau Rp 233,45 triliun berkat Kuok Group-nya yang mencakup berbagai industri mulai dari agribisnis hingga perhotelan dan pusat data.
Sebagai pemilik Kuok Group, Robert Kuok mulai merintis bisnis sejak 1968. Ia mendirikan Hotel Shangri-La di Singapura pada tahun 1971 hingga menjadi jaringan bisnis yang kini terkenal dan tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi kedua diisi oleh Koon Poh Keong untuk pertama kalinya, menggeser posisi Quek Leng Chan yang turun ke posisi kelima. Kekayaan bersihnya melonjak 80% menjadi US$ 9,7 miliar atau Rp 166,51 triliun berkat kenaikan saham Press Metal Aluminium Holdings karena kenaikan pendapatan seiring dengan melonjaknya harga logam tersebut.
Lalu posisi ketiga diisi Lee Yeow Chor & Lee Yeow Seng dengan kekayaan bersih mencapai US$ 8,5 miliar atau Rp 145,91 triliun. Meskipun dua bersaudara itu mengandalkan IOI sebagai produsen minyak sawit, keduanya telah membangun portofolio properti yang siap dengan rencana pencatatan REIT di Malaysia dan Singapura.
Dilansir dari Forbes, Senin (20/4/2026), berikut 10 orang terkaya Malaysia 2026:
1. Robert Kuok US$ 13,6 miliar atau Rp 233,45 triliun
2. Koon Poh Keong US$ 9,7 miliar atau Rp 166,51 triliun
3. Lee Yeow Chor & Lee Yeow Seng US$ 8,5 miliar atau Rp 145,91 triliun
4. Teh Siblings US$ 7,7 miliar atau Rp 132,17 triliun
5. Quek Leng Chan US$ 7,5 miliar atau Rp 128,74 triliun
6. Lee Thiam Wah US$ 6,7 miliar atau Rp 115,01 triliun
7. Krishnan Family US$ 6,5 miliar atau Rp 111,57 triliun
8. Jeffrey Cheah US$ 5,3 miliar atau Rp 90,97 triliun
9. Francis Yeoh & Siblings US$ 4,1 miliar atau Rp 70,38 triliun
10. Syed Mokhtar AlBukhary US$ 3,5 miliar atau Rp 60,08 triliun.
(aid/fdl)










































