Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengaku diberi target besar menarik investasi masuk Indonesia. Hingga 2029 mendatang, Rosan mengatakan harus mengumpulkan investasi senilai Rp 13.000 triliun.
Target ini disusun langsung oleh Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 8%. Ini merupakan peningkatan target investasi terbesar yang akan dilakukan Indonesia.
"Nah, 5 tahun dari 2025-2029 target yang diberikan kepada kami kalau dari Bappenas itu Rp 13.000 triliun lebih. Jadi peningkatannya memang cukup signifikan," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan target itu sangat besar bila dibandingkan realisasi investasi selama 10 tahun terakhir. Dari 2014 hingga 2024, menurutnya realisasi investasi di Indonesia hanya Rp 9.100 triliun.
"Kalau kami bandingkan dalam 10 tahun terakhir dari tahun 2014-2024, ya itu kurang lebih kalau 10 tahun terakhir itu, investasinya yang masuk kurang lebih Rp 9.100 triliun saja," terang Rosan.
Target itu memang tak mudah, namun bukan berarti tidak bisa digapai. Rosan optimis pihaknya bisa mengejar target tersebut. Buktinya saja, di tengah gejolak politik dan ekonomi dunia, masih banyak investor yang mau menyuntikkan dananya ke Indonesia.
"Dan kalau kami lihat bahwa ternyata terlepas dari keadaan sekarang, perang, geopolitik dunia, geoekonomi dunia, ternyata minat dan interest mereka untuk investasi di Indonesia itu sangat tinggi ya, masih sangat-sangat baik ya," kata Rosan.
(hns/hns)










































