Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu buka suara soal pertemuannya bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Boby Rasyidin dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya kemarin.
Nixon menjelaskan pertemuan tersebut adalah tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto di kawasan permukiman padat, bantaran rel kereta api di Kawasan Senen, Jakarta Pusat akhir Maret lalu. Dalam pertemuan itu BTN menyampaikan komitmen untuk terlibat dalam pembangunan hunian di kawasan perkeretaapian.
Nixon menjelaskan pihaknya dalam waktu dekat akan menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) dengan KAI untuk pembangunan hunian layak dan murah di kawasan Stasiun Manggarai. Pembangunan ini akan dibiayai oleh BTN dan dikerjakan oleh KAI Property.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Manggarai kita merencanakan pembangunan, pembiayannya BTN yang melakukan adalah PT KAI," ungkap Nixon dalam konferensi pers di Menara BTN, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
"Jadi yang melakukan (pembangunan) adalah KAI sendiri. Karena KAI memiliki, membentuk KAI Property untuk ini. Dan yang kita bangun baru 8 tower, kurang lebih 5.000 unit hunian berupa apartemen yang terjangkau," tambahnya.
Nixon memastikan harga unit apartemen di kawasan ini lebih murah dibanding lainnya. Selain itu, dia juga telah meminta KAI untuk membangun unit hunian ini dengan luas 40 meter persegi.
"Jadi kita upayakan di atas 40 meter per persegi. Jadi lebih layak buat rakyat dengan harga yang jauh lebih murah. Pembeli yang minat sudah banyak," jelas Nixon.
Nixon menambahkan, apartemen ini dibangun untuk pengembangan kawasan Transit Oriented Development (ToD) sebagaimana yang dilakukan Jepang di kawasan Kyoto. Ke depan, BTN juga akan terlibat dalam pembangunan serupa di sejumlah wilayah seperti Bandung, Semarang, dan Surabaya.
"Beberapa kota besar di dunia, saya terakhir melihat di Kyoto, stasiun kereta api itu nyatu dengan hunian, dan itu biasa. Jadi bukan barang baru. Cuma saya titip sedikit saja ke Kereta Api, tolong luas meterannya jangan terlalu sempit. Jadi ukurannya 45 dan 54 meter persegi dengan harga yang sangat terjangkau," pungkas Nixon.
(ahi/hal)









































