Dasco Sebut Danantara Beli Saham Aplikasi Ojol demi Potongan Driver Jadi 8%

Dasco Sebut Danantara Beli Saham Aplikasi Ojol demi Potongan Driver Jadi 8%

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 01 Mei 2026 20:17 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima perwakilan dari massa buruh dalam perayaan May Day 2026
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad/Foto: Adrial Akbar/detikcom
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah membeli sebagian saham aplikator ojek online (ojol).

Menurutnya, melalui pembelian sebagian saham aplikator ojol ini, sistem hingga kebijakan aplikator akan disesuaikan secara perlahan dan pasti. Dengan begitu pemerintah dapat menurunkan potongan komisi kepada pengendara ojol dari 10-20% menjadi 8%.

"Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20% atau 10% ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8% dari yang dikumpulkan," kata Dasco saat menerima audiensi aliansi serikat buruh di kompleks parlemen, dikutip dari Antara, Jumat (1/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Dasco mengatakan saat ini pembahasan mengenai status hubungan kerja antara pengemudi ojol dengan pihak aplikator juga masih disimulasikan. Namun, ia memastikan dalam penentuan kebijakan itu, organisasi-organisasi pengendara ojol akan dilibatkan.

ADVERTISEMENT

"Organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk," kata dia.

Ia menegaskan jika ada perusahaan-perusahaan yang mengalami kesulitan atas kebijakan pemangkasan potongan aplikasi ini, maka pemerintah dapat memberikan bantuan atau bahkan mengambil alih. Hal itu dilakukan agar para buruh tetap bisa bekerja dan memiliki tempat kerja, sesuai dengan yang sudah disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 untuk memangkas potongan pendapatan yang diambil perusahaan aplikator dari pengemudi ojek daring menjadi delapan persen.

"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10%, harus di bawah 10%," kata Prabowo dalam pidatonya dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat.

Menurut Prabowo, skema pembagian hasil yang selama ini berlaku belum memberikan keadilan bagi para pengemudi. Sehingga kebijakan ini diambil untuk membela hak pengemudi ojol yang setiap hari bekerja keras dan mempertaruhkan nyawa di jalanan.

(igo/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads