Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons isu yang menyebut ekonomi Indonesia disebut kembali ke situasi pada 1998. Menurut Purbaya, narasi ini ramai di media sosial, terutama TikTok.
Purbaya mulanya menyentil pihak-pihak yang sebelumnya pesimis terhadap ketahanan ekonomi nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia triwulan I-2026 terhadap triwulan I-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5,61% (yoy). Menurut Purbaya, angka ini mematahkan prediksi buruk soal Indonesia yang disebut-sebut bakal masuk ke jurang resesi.
"Pasti banyak ekonom yang bilang kita mau rusak, pada kecele, salah prediksi. Boro-boro resesi, malah naik, apalagi krisis," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya menyoroti narasi di media sosial, khususnya TikTok, yang menyamakan kondisi ekonomi saat ini dengan krisis moneter 1997-1998. Ia menilai narasi tersebut tidak berdasar karena tidak merujuk pada data ekonomi yang valid.
Ia memastikan pemerintah tidak tinggal diam dan terus memantau pergerakan ekonomi secara terus-menerus. Purbaya menegaskan bahwa setiap pelemahan yang muncul langsung dicarikan solusinya melalui diskusi intensif.
"(Kondisi ekonomi) 97-98 akan terjadi kan katanya? (Tahun) 98, jatuh pemerintahan setelah ekonomi resesi selama 1 tahun penuh. Kita sekarang boro-boro resesi, masih ekspansi, masih akselerasi. Jadi, jangan asal bikin cerita, lihat data yg betul. Datanya seperti itu karena saya mengamati ekonomi dari waktu ke waktu," jelas Purbaya.
"Jadi, kondisi kita stabil, aman. Ada tantangan, iya, tapi kita monitor terus perbaiki dari waktu ke waktu," tambah ia.
Purbaya optimis tren pertumbuhan ekonomi Indonesia justru berpotensi melaju lebih cepat pada tahun ini. Pemerintah pun mengaku siap tak ragu dalam melakukan investasi demi menjaga momentum positif ini.
"Pemerintah nggak takut, nggak ragu untuk investasi menjaga laju pertumbuhan ekonomi kita. Kita sepertinya akan terus mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Jadi nggak usah khawatir," terang Purbaya.
Simak juga Video BPS: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I 2026











































