Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Bakal Telan Rp 34,75 T, Nyambung 3 Ruas Ini

Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Bakal Telan Rp 34,75 T, Nyambung 3 Ruas Ini

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 11 Mei 2026 06:30 WIB
Ilustrasi Tol Cipali
Ilustrasi/Foto: dok. PTPP
Jakarta -

Proyek jalan tol Sentul Selatan-Karawang Barat (JORR III) telah memasuki proses lelang. Proyek yang membutuhkan investasi Rp 34,75 triliun ini dirancang untuk menghubungkan wilayah Bogor hingga Karawang secara langsung.

Dikutip dari laman Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), registrasi prakualifikasi untuk proyek ini telah ditutup pada 1 Mei 2026 lalu. "Layanan registrasi peserta lelang telah ditutup pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 16.00 WIB," bunyi pengumuman, Minggu (10/5/2026).

Dikutip dari Simpul Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), proyek jalan tol ini mempunyai panjang sekitar 60,36 kilometer dari Sentul Selatan-Karawang Barat. Rencananya, jalan tol ini akan menghubungkan Sentul Junction dan Karawang Junction.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, jalan tol Sentul Selatan-Karawang Barat terdapat tiga persimpangan (junction) yang terhubung langsung dengan ruas-ruas tol eksisting. Adapun ketiga persimpangan tersebut akan menghubungkan, Tol Bogor Ring Road, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

ADVERTISEMENT

"Di Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat terdapat 3 persimpangan yang menghubungkan Tol Bogor Ring Road, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting," tulis detail proyek tersebut.

Berdasarkan rincian teknisnya, indikasi nilai investasi untuk pembangunan tol ini mencapai Rp 34,75 triliun dengan masa konsesi 40 tahun. Proyek ini akan dijalankan dengan struktur kontrak Design Build Finance Operational Maintenance Transfer (DBFOMT). Pengembalian investasi dilakukan melalui mekanisme user charge atau tarif tol.

Kementerian PU berperan sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (PJPK). Sementara, dukungan jaminan pemerintah direncanakan diusulkan melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Jalan tol ini dirancang mempunyai konfigurasi empat jalur dua arah (4x2).

Saksikan juga Sosok: Lena Karolina, Belajar Kehidupan Lewat Pendidikan

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads