Disambut Meriah, Trump Tiba di China Ajak Elon Musk-Jensen Huang

Disambut Meriah, Trump Tiba di China Ajak Elon Musk-Jensen Huang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 13 Mei 2026 21:35 WIB
US President Donald Trump gestures as he and First Lady Melania Trump (not pictured) make their way to board Air Force One at Shannon Airport in County Clare, Ireland on June 7, 2019, for their return trip to Washington DC. (Photo by MANDEL NGAN / AF
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Foto: Photo by MANDEL NGAN / AFP
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkunjung China untuk bertemu Presiden China Xi Jinping. Trump tiba di Beijing bersama rombongan pengusaha kakap AS, mulai dari Bos Nvidia Jensen Huang hingga Bos Tesla Elon Musk.

Dilansir dari Reuters, Rabu (13/5/2026), Trump dan rombongan disambut dengan meriah di Beijing. Pejabat tinggi China, formasi pengawal kehormatan militer yang terorganisir rapi, dan puluhan mahasiswa China yang melambaikan bendera AS dan China terpampang di mata Trump ketika dia turun dari pesawat Air Force One di Beijing.

Trump berupaya meraih beberapa kemenangan ekonomi dalam kunjungan seorang Presiden AS ke China dalam hampir satu dekade. Dia ingin mempertahankan gencatan senjata perdagangan yang saat ini cukup rapuh untuk dipertahankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para CEO yang mendampingi Trump sebagian besar berasal dari perusahaan yang berupaya menyelesaikan masalah bisnis dengan China, seperti Nvidia, yang kesulitan mendapatkan izin regulasi untuk menjual chip kecerdasan buatan H200 yang canggih di sana.

Trump meminta Huang untuk bergabung dalam perjalanannya ke China pada detik-detik jelang keberangkatan. Huang terlihat naik Air Force One selama pemberhentian pengisian bahan bakar pesawat nomor satu di AS itu di Alaska dalam perjalanan ke Beijing.

ADVERTISEMENT

"Saya akan meminta Presiden Xi, seorang Pemimpin yang luar biasa, untuk 'membuka' China sehingga orang-orang brilian ini dapat menunjukkan kehebatan mereka," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Guo Jiakun, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, mengatakan Beijing siap untuk memperluas kerja sama, mengelola perbedaan, serta membangun lebih banyak stabilitas dan kepastian ke dalam dunia yang bergejolak.

Saksikan juga Sosok: Lena Karolina Belajar Kehidupan Lewat Pendidikan

(hal/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads