Detik-detik Said Iqbal Ditelepon Seskab Teddy, Diminta Jadi Penasihat Presiden

Detik-detik Said Iqbal Ditelepon Seskab Teddy, Diminta Jadi Penasihat Presiden

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2026 08:56 WIB
Said Iqbal di Istana Jakarta
Foto: Said Iqbal di Istana Jakarta (Firda/detik)
Jakarta -

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja se-Indonesia (KSPI), Said Iqbal, resmi diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh pada Senin (8/6) sore kemarin.

Sebelum pelantikan, Said Iqbal sempat buka suara mengenai kabar dirinya yang akan masuk ke kabinet. Mulanya, Said meminta agar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

"Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden ya," ujar Said Iqbal kepada detikcom dikutip Minggu (7/6/2026) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di hari pelantikan, Said kemudian mengaku telah ditelepon Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Minggu malam. Ia diundang untuk dilantik pada pukul 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

"Iya, jam 16.30 WIB dilantik di Istana. Ditelepon semalam oleh Pak Seskab Letkol Teddy," ucap Said dihubungi detikcom.

Dalam kesempatan itu jugalah ia baru menegaskan akan dilantik jadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan. Menurut Said, posisinya di pemerintah kini setara dengan Menteri.

"Sebagai Penasihat Khusus Presiden RI bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri sesuai Perpres nomor 137 tahun 2024," tutur Said Iqbal.

Alasan Said Iqbal Terima Jadi Penasihat Khusus Presiden

Said Iqbal dilantik berdasarkan Kepres 58/P tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Tepat sebelum pelantikan, Said Iqbal menjelaskan keputusannya untuk menerima posisi sebagai Penasihat Khusus Presiden di mana ia mengaku sudah mendiskusikan jabatan itu secara langsung dengan timnya di KSPI dan Partai Buruh. Dengan begitu dirinya bisa memperjuangkan nasib buruh dari dalam pemerintahan.

"Setelah didiskusikan di KSPI dan kawan-kawan buruh kami memutuskan untuk berjuang melalui di dalam. Secara platform perjuangan, keberpihakan presiden Prabowo dan kaum rakyat kecil mendorong kami untuk berikan masukan. Jadi menjaga keseimbangan," papar Said Iqbal ketika tiba di Istana Kepresidenan untuk dilantik, Senin (8/6).

Dia mengatakan selama ini pihak pengusaha seringkali memberikan masukan secara langsung kepada menteri-menteri perekonomian. Kali ini kalangan buruh juga bisa memiliki suara secara langsung di ranah pemerintahan.

"Karena kawan pengusaha kan misal ya, kita melihat secara kasat mata melalui Pak Luhut, Pak Bahlil, Pak Airlangga banyak mendapat masukan perihal yang bersifat dengan kepemilikan modal," ujar Said Iqbal.

"Saya beranikan diri ikhtiar dan ijtihad bahwa saya juga harus berikan keseimbangan terhadap apa yang mau disuarakan kawan kawan buruh," tegasnya menekankan.

Janji Turun Gunung Saat Terjadi PHK

Setelah pelantikan, Said Iqbal juga berjanji akan turun gunung menangani semua masalah PHK yang terjadi. Dia mengatakan dirinya akan hadir ke perusahaan yang mau PHK dan mendampingi Serikat Buruh sebagai perwakilan dari pemerintahan.

"Tugas saya adalah memberikan saran dan analisis kebijakan dan untuk mendatangi kalau ada hal-hal. Misalnya PHK yang dalam waktu dekat ini ada ancaman, saya akan memastikan turun ke lapangan bersama serikat buruh, karena peran Serikat buruh penting. Pak Presiden Prabowo memberikan ruang seluas-luasnya untuk Serikat buruh," papar Said Iqbal usai dilantik

Ia menegaskan akan mendampingi langsung Serikat Buruh untuk berdialog dengan pengusaha apabila mau melakukan PHK. Kemudian Said Iqbal juga berjanji akan mengunjungi beberapa menteri untuk meyakinkan semua regulasi soal kesejahteraan buruh dapat berjalan dengan baik.

"Saya akan datangi juga beberapa Menteri untuk mendiskusikan berbagai hal, kami akan yakinkan kalau Menteri nggak bekerja kita akan lapor ke Presiden," janji Said Iqbal.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads