Dolar AS Tembus Rp 18.000, Pemerintah Kasih Subsidi Kedelai Rp 2.000/Kg

Dolar AS Tembus Rp 18.000, Pemerintah Kasih Subsidi Kedelai Rp 2.000/Kg

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2026 14:52 WIB
Sejumlah perajin membuat tempe dengan bahan baku kedelai impor di kawasan Kampung Tempe, Sunter Jaya, Jakarta Utara, Jumat (5/6/2026). Aktivitas produksi tetap berlangsung di tengah tekanan biaya yang semakin berat akibat melemahnya nilai tukar rupia
Ilustrasi kedelai.Foto: Pradita Utama / detikfoto
Jakarta -

Pemerintah memberikan subsidi kedelai sebesar Rp 2.000 per kilogram untuk 250.000 ton tahap pertama. Subsidi ini digelontorkan kedelai masih impor, dan oleh sebab itu harganya ikut melonjak imbas dolar Amerika Serikat (AS) tembus lebih dari Rp 18.000.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan keputusan tersebut merupakan arahan langsung Presiden agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga di tengah perkembangan ekonomi global dan pergerakan nilai tukar.

"Nah oleh karena itu tadi kita putuskan disubsidi Rp 2.000 per kilogram. Pemerintah menyediakan untuk 250.000 ton pertama melalui Bulog," ujarnya usai melakukan Rapat Koordinasi Pembahasan Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zulhas mengatakan keputusan untuk memberikan subsidi ini akan diproses lebih lanjut oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Keuangan. Keputusan ini pun kata Zulhas telah dilaporkan ke orang nomor satu di Indonesia.

"Selanjutnya tentu Menteri Perekonomian bersama Kementerian Keuangan akan membuat surat ke sana, tapi ini sudah dilaporkan ke Bapak Presiden," ujar Zulhas.

ADVERTISEMENT

Untuk teknisnya, Zulhas belum merincikan namun ia mengatakan pemerintah telah menugaskan kepada Perum Bulog.

"Nanti Bulog yang akan mengatur teknisnya seperti apa," terang Zulhas

Lihat juga Video Rupiah Ambyar! Dolar AS Sempat Tembus Rp 18.000

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads