Bisnis Batu Bara hingga Mineral Dorong Kinerja BUMN Survei di 2025

Bisnis Batu Bara hingga Mineral Dorong Kinerja BUMN Survei di 2025

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Minggu, 12 Jul 2026 12:25 WIB
Sucofindo
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

PT SUCOFINDO (Persero) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan audited yang disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, pendapatan perusahaan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan laba bersih mencapai target yang ditetapkan.

Kinerja perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) tersebut didorong oleh sejumlah sektor utama, terutama batu bara, energi terbarukan, dan mineral yang menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan.

Chief Operating Officer Danantara/Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengatakan perubahan tata kelola dan transformasi bisnis yang dilakukan BUMN berdampak terhadap perbaikan kinerja perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak pembentukan Danantara 2025, perubahan dan transformasi bisnis yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membawa perbaikan kinerja BUMN yang positif. Secara akumulatif, kinerja seluruh BUMN bahkan sukses melampaui target RKAP yang ditetapkan," ucap Dony Oskaria dalam keterangan tertulis.

Menurut Dony, peningkatan kinerja BUMN juga didukung oleh penguatan tata kelola, transformasi bisnis, serta pengembangan sumber daya manusia.

ADVERTISEMENT

"Kehadiran Danantara dan BP BUMN yang telah melakukan berbagai perubahan tata kelola, bisnis, finansial serta transformasi perusahaan dalam mendukung streamlining serta people development yang mendukung budaya bekerja baik/patriotik, profesionalisme dan transparansi berhasil membawa model bisnis, operasi dan budaya kerja baru bagi BUMN menuju top performance," jelas Dony Oskaria.

Dalam laporan tahun buku 2025, SUCOFINDO mencatat pendapatan sebesar 104,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan berhasil mencapai laba bersih sebesar 100,7% dari target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.

Direktur Utama SUCOFINDO Sandry Pasambuna mengatakan capaian tersebut tidak hanya tercermin dari sisi keuangan, tetapi juga dari penguatan peran perusahaan dalam menyediakan layanan inspeksi, pengujian, dan sertifikasi bagi berbagai sektor industri.

"Pencapaian target yang telah ditetapkan bukan sekadar keberhasilan finansial perusahaan, tetapi juga menjadi cerminan kepercayaan yang diberikan kepada SUCOFINDO sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan berbagai sektor usaha di Indonesia," ujar Sandry Pasambuna.

Menurut Sandry, perusahaan terus melakukan penguatan bisnis melalui optimalisasi wilayah operasional, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, serta efisiensi proses bisnis.

"PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan pendapatan melalui optimalisasi wilayah operasional di seluruh Indonesia, penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta peningkatan efisiensi proses bisnis," tambahnya.

Efisiensi juga dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dalam proses bisnis. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas operasional dan mengendalikan biaya.

"Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fokus kami dalam menjalankan program efisiensi sehingga proses bisnis dapat berlangsung lebih efektif, produktif, dan mampu menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan," jelas Sandry.

Selain itu, SUCOFINDO terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan layanan dan menjaga pertumbuhan bisnis.

"Ke depan, SUCOFINDO akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan TIC dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kami optimistis setiap langkah dan kinerja yang kami capai akan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi pertumbuhan perusahaan, tetapi juga bagi kemajuan perekonomian Indonesia serta peningkatan daya saing bangsa di tingkat global," tutup Sandry Pasambuna.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads