Purbaya Akui Pelaksanaan MBG Banyak Tantangan di Lapangan

Purbaya Akui Pelaksanaan MBG Banyak Tantangan di Lapangan

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 14 Jul 2026 14:48 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: Amanda Christabel/detikcom
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui banyak tantangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bendahara Negara itu menyatakan tidak menutup mata terhadap realita di lapangan.

"Menanggapi pandangan Fraksi Demokrat mengenai kesiapan implementasi MBG di tahap awal, pemerintah tidak menutup mata terhadap realita di lapangan," kata Purbaya saat menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan fraksi-fraksi DPR terhadap RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2025 dalam rapat paripurna DPR RI, Selasa (14/7/2026).

Purbaya menyebut tantangan utama dalam pelaksanaan program MBG yakni terkait kesiapan rantai pasok, jalur distribusi pangan, serta kapasitas logistik khususnya di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tantangan awal dalam mengeksekusi program ini bertumpu pada kesiapan rantai pasok, jalur distribusi pangan dan kapasitas logistik terutama di wilayah 3T," ujarnya.

Sebagai langkah mengatasi persoalan tersebut, Purbaya mengatakan pemerintah telah mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperkuat rantai pasok pangan. Hal itu dilakukan melalui pemberdayaan pelaku ekonomi lokal seperti sentra produksi rakyat, badan usaha milik desa (BUMDes), usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta penyedia lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan program MBG.

ADVERTISEMENT

"Sebagai langkah konkret pemerintah pada aspek kesiapan rantai pasok dan kapasitas logistik di daerah dalam program MBG ini, pemerintah telah mendorong SPPG untuk memberdayakan sentra produksi rakyat, BUMDes, UMKM, serta penyedia lokal untuk menyerap bahan pangan langsung dari petani, peternak dan nelayan di sekitar lokasi SPPG," ujar Purbaya.

Setelah sempat jeda libur sekolah, program MBG kembali didistribusikan mulai Senin (13/7). Jeda selama libur sekolah dimanfaatkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat tata kelola serta penyempurnaan aspek operasional.

"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima," ujar Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dalam keterangan tertulis, Senin (13/7).

Tonton juga video "Prabowo Sambil Berapi-api: MBG Kita Teruskan!"

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads