Cara Purbaya Kejar Pajak Orang Kaya: Tak Potong Angsa Emas, Kumpulin Telurnya

Cara Purbaya Kejar Pajak Orang Kaya: Tak Potong Angsa Emas, Kumpulin Telurnya

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2026 08:56 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa/Foto: Dok. Kemenkeu/Wismu Nanda Rike Renando
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi jangka menengah untuk memperkuat basis penerimaan negara. Strategi perpajakan diarahkan pada perluasan basis pajak tanpa semata-mata menaikkan tarif.

Purbaya mengatakan strategi itu dilakukan melalui pemanfaatan data dan teknologi untuk menjangkau ekonomi digital, shadow economy dan sektor informal. Ia memastikan tidak akan mengejar satu lapisan wajib pajak tertentu hingga membuat usahanya mati.

"(Yang kaya-kaya juga bakal dikejar?) Nggak dikejar, tetapi biasa saja. Kalau sudah bayar pajak, ya sudah. Saya nggak akan ngejar-ngejar orang kaya, orang kaya saya periksa, atur semuanya sampai dia bangkrut, enggak begitu. Jadi, saya nggak akan motong angsa emasnya, saya akan ngumpulin telurnya, kira-kira gitu," kata Purbaya di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara itu dilakukan Purbaya sebagai upaya dalam memperluas basis pajak, dengan tujuan akhir mengejar target setoran pajak dalam APBN 2026 senilai Rp 2.357,7 triliun tanpa harus menaikkan tarif pajak.

ADVERTISEMENT

"Misalnya gini, salah satu yang kita kerjakan itu apa? Pajak penghasilan PPN dari yang jualan online kan, tadinya didiemin, sekarang kita minta bayar," ungkap Purbaya.

Dengan cara mengejar kepatuhan para pengemplang pajak dan memperluas basis pajak, ia optimistis dapat memenuhi target meski dalam outlook Laporan Semester I-2026 hanya akan terealisasi Rp 2.310,8 triliun atau 98%.

"Kita tidak menaikkan tarif pajak, tetapi yang harus bayar pajak, ya bayar. Jadi, itu maksudnya ekstensifikasi untuk mencari yang tadinya harusnya bayar pajak nggak bayar, jadi bayar. Kalau uang saya lebih banyak kan nanti kita bisa salurkan lebih banyak ke masyarakat lagi," imbuh Purbaya.

(aid/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads