Ada Kabar Koperasi Merah Putih di Melawai Cuma Untung Rp 78.000, Menkop Buka Suara

Ada Kabar Koperasi Merah Putih di Melawai Cuma Untung Rp 78.000, Menkop Buka Suara

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2026 14:57 WIB
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono (Kurniawan Fadilah/detikcom)
Foto: Menteri Koperasi Ferry Juliantono (Kurniawan Fadilah/detikcom)
Jakarta -

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono angkat bicara soal Koperasi Kelurahan Merah Putih di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan cuma untung Rp 78 ribu selama enam bulan.

Ferry mengatakan Koperasi Melawai didirikan secara mandiri oleh pengurusnya.

"Kemudian yang di melawai mungkin tadi yang disampaikan tadi. Jadi ada beberapa teman-teman dari anggota Komisi 6 tadi yang menyampaikan juga ramai. Contoh kasus yang pendapatannya cuma berapa? Rp 78.000 itu. Itu memang koperasi kelurahan Merah Putih di Melawai yang itu didirikan secara mandiri oleh pengurus," ujar Ferry dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ferry selama ini Kementerian Koperasi (Kemenkop) fokus pada pembangunan gudang, gerai, alat dan kelengkapannya di desa-desa, dengan luas tanah yang sudah ditentukan.

Di sisi lain, Ferry mengakui memang belum ada model untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih di kota-kota besar, termasuk Jakarta.

ADVERTISEMENT

"Memang kami belum masuk ke kelurahan, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Karena itu tentu akan berkaitan dengan model bisnis dan feasibility study yang sangat bisa jadi berbeda sama sekali dengan model bisnis dan feasibility study yang ada di koperasi-koperasi yang berkarakter desa," beber Ferry.

Ferry pun memastikan dalam waktu dekat merancang model bisnis khusus untuk Koperasi Kelurahan di kota-kota besar. Sebab, menurutnya, model bisnis antara Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih berbeda.

"Jadi dalam waktu dekat lah pokoknya yang di Melawai yang ini kita beresin dan kita akan bikin model bisnis dan feasibility study tadi untuk kelurahan-kelurahan yang khusus khas untuk kota-kota besar," tutur Ferry.

Sementara itu, Anggota DPR Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam juga menyoroti Koperasi Kelurahan Merah Putih Melawai yang hanya mendapatkan untung bersih Rp 78 ribu selama enam bulan. Padahal, modal yang dikeluarkan Rp 3 miliar.

"Sedang heboh hari ini kita tahu bahwa salah satu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih untung bersihnya Rp 78 ribu, bayangkan modal Rp 3 miliar untung bersihnya Rp 78 ribu, hanya 0,00026% dari Rp 3 miliar. Itu bukan untung per hari pas kami baca detail untung enam bulan selama dia berdiri," ujar Mufti.

Keuntungan Koperasi Kelurahan Melawai ini juga disorot ramai di media sosial.

"Koperasi Merah Putih di Melawai, Jakarta, hanya meraup keuntungan Rp 78 ribu selama beroperasi," tulis akun @kari****.

"Kopdes di Melawai laba bersih Rp 78 ribu selama 6 bulan. Emang ada guys? Orang buka warung terus gak nyari untung," tulis akun @bo*****.

Simak juga Video 'Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Dukung MBG-Koperasi Merah Putih':

(rea/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads