Koperasi Merah Putih Dapat Modal Rp 3 Miliar, Purbaya Pastikan Cukup

Koperasi Merah Putih Dapat Modal Rp 3 Miliar, Purbaya Pastikan Cukup

Herdi Alif Al Hikam, Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 16 Jul 2026 21:41 WIB
Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: Ignacio Geordy Oswaldo
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal modal Rp 3 miliar untuk tiap unit Koperasi Merah Putih. Menurut Purbaya, dana sebesar itu sangat cukup, termasuk untuk membangun gerai koperasi.

Purbaya mengatakan uang Rp 3 miliar harus bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur sekaligus operasional. Modal itu didapatkan dari pinjaman yang dilakukan pemerintah kepada Himbara alias bank-bank BUMN.

"Harusnya itu nggak (hanya pembangunan), ada juga sedikit untuk operasional. Nanti itu kan pinjam bank cukup banyak, ambil uang cukup banyak di bank, saya tergantung mereka. Untuk saya sih kelihatannya modalnya cukup karena ambil dari bank saja cukup besar, ada sebagian yang belum dipakai sekarang jadi harusnya untuk operasional tambahan kalau diperlukan bisa mereka," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengaku tidak bisa mengatur penggunaan uang modal Koperasi Merah Putih, hanya saja menurut hitung-hitungannya modal Rp 3 miliar sudah cukup untuk konstruksi gerai sekaligus operasional.

"Tapi itu kan bukan wewenang saya, mereka yang ngatur saya nggak ngerti. Pokoknya, kalau saya, dihitung-hitung saja cukup," terang Purbaya.

ADVERTISEMENT

Purbaya menambahkan, pemerintah bertugas membayar cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih ke bank pelat merah. Caranya adalah membayar cicilan dengan mengambil 2/3 dari Dana Desa yang dikucurkan pemerintah.

"Kalau KDMP kan kewajiban saya adalah membayar cicilan pinjaman KDMP ke bank-bank Himbara kan, cicil 6 tahun, clear, jadi sudah ke situ. Risiko saya terbatas sekali karena sebagian kan dicicil dari uang Dana Desa, 2/3 dari Dana Desa masuk situ," kata Purbaya.

Modal Rp 3 Miliar

Sementara itu, Agrinas Pangan Nusantara mengungkapkan anggaran Rp 3 miliar per Kopdes Merah Putih digunakan untuk pembangunan fisik, gerai, serta sarana dan prasarana.

Kini telah ada 26 pengadaan barang untuk mendukung operasional mulai dari mobil pickup, truk, motor tiga roda, sistem Point of Sales (POS), digitalisasi sistem, CCTV, hingga pendingin ruangan (AC)

"Untuk setiap desa itu dialokasikan Rp 3 miliar, setiap desa itu dibagi menjadi untuk pembangunan fisik, gerai dan untuk menyediakan sarana prasarana," ujar Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota usai acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya, TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads