Kutip Omongan Prabowo, Purbaya Ungkap Alasan Bea Cukai Tidak Dibubarkan

Kutip Omongan Prabowo, Purbaya Ungkap Alasan Bea Cukai Tidak Dibubarkan

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2026 07:25 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp196,5 triliun hingga semester I 2026. Defisit tersebut terjadi karena realisasi belanja negara lebih besar dibandingkan pendap
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menilai kinerja Direktorat Jenderal (Ditjen Bea Cukai mengalami perbaikan yang signifikan. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KiTA, Selasa (21/7/2026).

Purbaya bilang penilaian tersebut menjadi sinyal kuat Ditjen Bea Cukai batal dibubarkan. Sebelumnya ada rencana Bea Cukai diganti dengan SociΓ©tΓ© GΓ©nΓ©rale de Surveillance (SGS) asal Swiss .

Selain itu, Purbaya juga meminta Ditjen Bea Cukai terus meningkatkan kinerjanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai, kalau dulu dia (Prabowo) bilang bubarkan. Dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki. Itu adalah signal yang clear bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kita, jadi kemungkinannya Bea Cukai akan tetap bertahan," terang Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTA, di Kementerian Keuangan, Jakarta Selasa (21/7/2026).

Purbaya mengatakan, perbaikan kinerja yang terjadi di Bea Cukai karena adanya perombakan di pimpinan. Ia mengatakan saat ini pucuk pimpinan Bea Cukai sudah diisi oleh orang-orang yang baik.

ADVERTISEMENT

Perbaikan tersebut diklaim Purbaya telah meningkatkan penerimaan Bea Cukai sekitar 7%. Selain itu, Purbaya juga mengklaim kini peredaran barang selundupan mulai berkurang.

"Terus Bea Cukai aktif melakukan penangkapan-penangkapan terhadap peredaran rokok ilegal sekarang banyak sekali itu," tutur Purbaya.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads