Dampak ESG Grab: 14 Ribu Armada Listrik hingga Pemberdayaan Perempuan

Dampak ESG Grab: 14 Ribu Armada Listrik hingga Pemberdayaan Perempuan

Hana Nushratu - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2026 12:29 WIB
Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia (kiri), bersama Tri Mumpuni, Pendiri dan Direktur Eksekutif IBEKA (tengah) dan Andy F. Noya, Founder BenihBaik.com (kanan), meninjau rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia (kiri), bersama Tri Mumpuni, Pendiri dan Direktur Eksekutif IBEKA (tengah) dan Andy F. Noya, Founder BenihBaik.com (kanan), .Foto: Grab
Jakarta -

Melalui Laporan ESG Grab 2025, Grab mencatat berbagai dampak positif yang dihadirkan untuk Indonesia sepanjang 2025 melalui inisiatif keberlanjutan yang berfokus pada lingkungan, kesejahteraan Mitra, inklusivitas, dan pemberdayaan komunitas.

Grab terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia lewat berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif bagi Indonesia, mulai dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik, penyaluran kontribusi untuk perlindungan kawasan gambut dan mangrove, dukungan senilai Rp100 miliar bagi Mitra Pengemudi, hingga pemberdayaan lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas.

"Di Grab, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat membantu lebih banyak orang memperoleh kesempatan untuk tumbuh. Karena itu, kami terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan Mitra, memperluas akses ekonomi bagi kelompok minoritas, memberdayakan komunitas lokal, serta mendorong berbagai solusi lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang. Kami berharap berbagai langkah ini dapat terus memberikan dampak positif bagi Indonesia," kata Director of Digital and Sustainability, Grab Indonesia, Rivana Mezaya dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi #LangkahHijau untuk Bumi Indonesia

Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia (kiri), bersama Tri Mumpuni, Pendiri dan Direktur Eksekutif IBEKA (tengah) dan Andy F. Noya, Founder BenihBaik.com (kanan), meninjau rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ciganas di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Program ini merupakan salah satu inisiatif yang didukung Grab untuk memperluas akses energi terbarukan bagi komunitas lokal serta mendorong dampak lingkungan dan sosial yang berkelanjutan. Foto: Grab

Di bidang lingkungan, Grab terus memperluas berbagai inisiatif keberlanjutan yang melibatkan Mitra, pengguna, komunitas lokal, dan organisasi lingkungan. Upaya ini diwujudkan melalui pengembangan mobilitas rendah emisi, perlindungan ekosistem gambut, restorasi pesisir pantai, hingga pengurangan sampah kemasan sekali pakai.

ADVERTISEMENT

Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Grab untuk mendukung target netral karbon pada 2040 sekaligus memperkuat kontribusi terhadap agenda keberlanjutan di Indonesia.

Beberapa inisiatif yang telah dijalankan antara lain:

- Sebagai pelopor dan salah satu operator kendaraan listrik ride-hailing terbesar di Indonesia sejak 2019, Grab kini mengoperasikan lebih dari 14.000 kendaraan listrik aktif, terdiri dari lebih dari 11.000 kendaraan roda dua dan lebih dari 3.000 kendaraan roda empat, serta didukung oleh lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai di berbagai wilayah Indonesia.

- Sejak 2021, melalui fitur toggle Kontribusi Langkah Hijau atau Grab Green Programme, Grab menyalurkan kontribusi pengguna untuk mendukung upaya konservasi alam dan pemberdayaan masyarakat lokal, dukungan tersebut termasuk:

* Rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Air Mikrohidro (PLTMH) Ciganas yang menyediakan akses energi terbarukan bagi masyarakat sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

* Dukungan terhadap situs pengolahan biochar di Soppeng dan Medan yang membantu mengurangi emisi melalui pemanfaatan limbah pertanian.

* Perlindungan dan restorasi 149.800 hektar kawasan hutan rawa gambut Katingan Mentaya di Kalimantan Tengah.

* Penanaman mangrove di Pati dan Cilacap berperan penting dalam mencegah abrasi pesisir pantai serta menjaga keanekaragaman hayati dan mitigasi perubahan iklim.

- Bersama WRI Indonesia dan Bestari Sustainability, melalui peninjauan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Grab menghadirkan Sustainable Packaging Playbook untuk membantu Mitra Merchant UMKM mulai beralih dari kemasan sekali pakai ke pilihan kemasan yang lebih ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.

Memperkuat Dukungan untuk Kesejahteraan Mitra

Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia (kiri), bersama Tri Mumpuni, Pendiri dan Direktur Eksekutif IBEKA (tengah) dan Andy F. Noya, Founder BenihBaik.com (kanan), meninjau rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ciganas di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Program ini merupakan salah satu inisiatif yang didukung Grab untuk memperluas akses energi terbarukan bagi komunitas lokal serta mendorong dampak lingkungan dan sosial yang berkelanjutan.Foto: Grab

Grab juga terus memperkuat dukungan bagi Mitra melalui penyediaan peluang penghidupan yang berkelanjutan, agar mereka dapat terus tumbuh dan berdaya secara finansial di era ekonomi digital.

Sepanjang tahun 2025, para Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant di Asia Tenggara berhasil menghasilkan total 15,3 miliar dolar AS di Grab, mencatatkan kenaikan sebesar 19% dari tahun sebelumnya. Di Indonesia, perwujudan dari komitmen kesejahteraan dan ketahanan pendapatan Mitra ini dilakukan melalui komitmen Grab untuk Indonesia, di mana Grab mengalokasikan Rp100 miliar untuk mendukung perlindungan sosial, apresiasi, dan pengembangan kapasitas Mitra.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui tiga pilar utama:

- Babak 1 (Menjaga Rasa Aman): Grab memfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi >200.000 Mitra Pengemudi berprestasi.

- Babak 2 (Memberi Makna): Grab memberikan Bonus Hari Raya (BHR) untuk Mitra berprestasi dan memberangkatkan 105 Mitra Pengemudi untuk ibadah umrah.

- Babak 3 (Melangkah Bersama): Melalui GrabAcademy, Grab menghadirkan program pelatihan dan pengembangan keterampilan agar Mitra dapat terus berkembang dan Naik Kelas.

Selain itu, untuk melindungi fisik dan keselamatan operasional harian Mitra di lapangan, Grab mengaktifkan program Grab Emergency Response and Crisis Engagement Programme (GERCEP). Sistem ini menyediakan perlindungan taktis real-time berupa asistensi medis cepat, dukungan psikologis pasca-insiden, hingga fitur peringatan dini terhadap area berisiko tinggi langsung di aplikasi Mitra.

Ruang Setara untuk Tumbuh dan Berkarya

Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia (kiri), bersama Tri Mumpuni, Pendiri dan Direktur Eksekutif IBEKA (tengah) dan Andy F. Noya, Founder BenihBaik.com (kanan), meninjau rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ciganas di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Program ini merupakan salah satu inisiatif yang didukung Grab untuk memperluas akses energi terbarukan bagi komunitas lokal serta mendorong dampak lingkungan dan sosial yang berkelanjutan. Foto: Grab

Grab juga terus mendorong terciptanya kesempatan ekonomi yang lebih inklusif bagi perempuan dan penyandang disabilitas. Pada 2025, lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas memperoleh penghasilan di Grab, meningkat 40% dibandingkan tahun sebelumnya.

Upaya ini turut dilakukan melalui berbagai kolaborasi dan program pemberdayaan, termasuk bersama Single Moms Indonesia, Fatayat NU, Pusbisindo, Gerkatin, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), hingga berkolaborasi dengan BSI Maslahat untuk memberikan akses ke peluang pendapatan melalui program pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas sebagai Mitra Pengemudi GrabElectric.

Untuk menciptakan rasa aman yang lebih baik bagi Mitra perempuan, Grab juga menghadirkan berbagai fitur dan inisiatif khusus seperti:

KartaDashcam: Kamera dashboard berfitur rekaman 24/7, tombol darurat SOS, dan peringatan risiko real-time untuk meningkatkan keamanan berkendara.

Panduan & pelatihan anti pelecehan seksual: Panduan praktis melalui GrabAcademy untuk membekali Mitra dalam mengenali, mencegah, dan merespons perilaku pelecehan.

Komunitas NGERUMPI (Ngobrol Seputar Masalah Para Wiramudi): Wadah pemberdayaan khusus bagi Mitra Pengemudi perempuan untuk saling mendukung dan berdiskusi, sekaligus memfasilitasi berbagai pelatihan praktis guna memberdayakan perempuan.

Salah satu Mitra Pengemudi perempuan Grab, Saidah Anwar dari Tangerang, merasakan langsung manfaat dari berbagai program tersebut.

"Dulu saya sering merasa khawatir memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga seorang diri. Bergabung dengan Grab memberi saya kesempatan untuk kembali percaya pada kemampuan diri sendiri," ujarnya.

"Saya tidak hanya mendapatkan penghasilan, tetapi juga menemukan komunitas yang saling mendukung. Kini saya bisa menghidupi keluarga, membantu sesama ibu tunggal, dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan mandiri," sambungnya.

Tumbuh Bersama Komunitas Indonesia

Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia (kiri), bersama Tri Mumpuni, Pendiri dan Direktur Eksekutif IBEKA (tengah) dan Andy F. Noya, Founder BenihBaik.com (kanan), meninjau rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ciganas di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Program ini merupakan salah satu inisiatif yang didukung Grab untuk memperluas akses energi terbarukan bagi komunitas lokal serta mendorong dampak lingkungan dan sosial yang berkelanjutan.Foto: Grab

Dampak positif Grab juga terus diperluas melalui berbagai program yang mendukung pendidikan, UMKM, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Di bidang pendidikan, Grab menghadirkan beasiswa GrabScholar yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 5.700 pelajar di Indonesia sejak 2022 hingga 2025.

Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan serta meminimalkan hambatan finansial yang kerap membatasi jenjang akademis generasi muda, khususnya anak-anak Mitra Grab.

Salah satu penerima GrabScholar 2025, sekaligus mahasiswa penyandang disabilitas dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri Aldo Triawan Saputra, mengatakan dirinya percaya bahwa pendidikan dapat mengubah kehidupan seseorang.

"Karena memiliki keterbatasan fisik, saya pernah merasa khawatir apakah saya bisa bersaing dan mewujudkan cita-cita. Dukungan GrabScholar memberi saya semangat untuk terus melangkah dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Berharap suatu hari nanti dapat menjadi guru dan membantu lebih banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar yang sama seperti yang saya rasakan hari ini," jelasnya.

Di samping pendidikan, Grab juga memperkuat kontribusinya bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal dan aksi sosial kemasyarakatan. Hingga saat ini, lebih dari 200.000 UMKM di 16 kota telah memperoleh manfaat dari program Kota Masa Depan yang membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis melalui teknologi digital.

Sejalan dengan semangat kepedulian tersebut, melalui program Kolaborasi Kebaikan (KOLAK) Mitra selama Ramadan, Grab menggerakkan 760 Mitra Pengemudi untuk membagikan lebih dari 11.000 takjil gratis di 25 kota sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Melalui rangkaian inisiatif dan kontribusi keberlanjutan dalam Laporan ESG Grab 2025, Grab akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih luas bagi pengguna, Mitra, serta masyarakat Indonesia.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Grab untuk terus tumbuh bersama Indonesia dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Simak selengkapnya Laporan ESG Grab 2025 di: https://www.grab.com/id/sustainability/



(hnu/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads