Danantara Gandeng JBS Perkuat Investasi Sektor Protein Indonesia

Danantara Gandeng JBS Perkuat Investasi Sektor Protein Indonesia

Inkana Putri - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2026 22:46 WIB
Wisma Danantara Indonesia
Foto: Retno Ayuningrum/detikcom
Jakarta -

Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) menjalin kemitraan dengan JBS Group, produsen protein global. Kerja sama yang berfokus pada operasional JBS di Australia dan Selandia Baru ini menjadi bagian dari strategi Danantara Indonesia untuk berinvestasi pada sektor yang menawarkan relevansi global yang berkelanjutan serta peluang penciptaan nilai (value creation).

Transaksi ini mencakup investasi senilai US$ 2,5 miliar untuk memperoleh 25% kepemilikan pada joint venture (JV) baru yang mengelola operasional JBS di Australia dan Selandia Baru. JV tersebut juga dapat menghimpun tambahan pendanaan hingga US$ 2,5 miliar, sehingga total modal yang tersedia mencapai US$ 5 miliar. Adapun dana tersebut akan digunakan untuk mendukung akuisisi dan investasi greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.

Melalui investasi ini, DIM juga akan memperoleh akses ke ekosistem bisnis di pasar yang telah mapan serta didukung manajemen JBS yang berpengalaman. Sepanjang perjalanannya, JBS memiliki rekam jejak penciptaan nilai (value creation) yang solid melalui pertumbuhan yang konsisten, perluasan pangsa pasar, dan kemampuan beradaptasi di tengah dinamika industri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi kami," ujar Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

"Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia," tambah Pandu.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Global Chief Executive Officer JBS, Gilberto Tomazoni menyampaikan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi ekspansi jangka panjang perusahaan di Asia Tenggara.

"Kemitraan dengan Danantara Indonesia menandai langkah penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang kami di Asia Tenggara. Sebagai salah satu pilar utama platform global JBS, bisnis kami di Australia dan Selandia Baru memiliki operasional yang unggul, standar kelas dunia, dan potensi pertumbuhan yang signifikan," jelas Gilberto.

"Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia," pungkasnya.

Sebagai informasi, transaksi ini masih menunggu persetujuan regulator dan penyelesaian proses sesuai kesepakatan para pihak. Danantara Indonesia menyatakan akan menjalankan seluruh tahapan transaksi sesuai ketentuan yang berlaku.



(akn/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads