Anggaran Pendidikan Rp 820 Triliun, Rp 240 Triliun Dialokasikan buat MBG

Anggaran Pendidikan Rp 820 Triliun, Rp 240 Triliun Dialokasikan buat MBG

Retno Ayuningrum - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2026 21:46 WIB
Petugas dapur menyiapkan menu makan siang untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lanud Adi Soemarmo, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (6/1/2025). Pemerintah mulai
Ilustrasi.Foto: ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan anggaran program makan bergizi gratis (MBG) untuk 2027 mencapai Rp 240 triliun.

Anggaran MBG tahun depan masih dialokasikan dalam pos anggaran pendidikan yang nilainya mencapai Rp 820,9 triliun.

"Kaitannya untuk MBG sekitar Rp 240 triliun untuk MBG," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam paparannya, program MBG pada 2027 membidik sekitar 60,6 juta penerima manfaat. Selain itu, Purbaya membeberkan sejumlah alokasi anggaran sektor pendidikan beserta peruntukannya.

Pertama, untuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22,1 juta siswa dengan alokasi sebesar Rp 15,9 triliun. Kedua, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa senilai Rp 17 triliun.

ADVERTISEMENT

Ketiga, pembangunan 7 Sekolah Unggul Garuda sebesar Rp 2,7 triliun. Keempat, renovasi Sekolah dan Madrasah 12.215 Unit sebesar Rp 18,2 triliun. Kelima, pembangunan 100 sekolah rakyat (SR) dan Operasional 166 SR Rp 32,9 triliun

"Untuk pembangunan 7 sekolah unggul Rp 2,7 triliun, renovasi sekolah Rp 18,2 triliun, pembangunan 100 SR Rp 32,9 triliun," jelas Purbaya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan anggaran program MBG 2027 sementara dialokasikan Rp 240 triliun.

"(anggaran) Rp 240 triliun sementara. Nanti kita lihat jika refocusing. Penerima manfaat kira-kira lebih kurang 70 juta," ujar Zulhas saat ditemui di kantor DJP.

(rea/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads