Terkuak Alasan Jakarta & Bali Dipilih Jadi Lokasi PFII

Terkuak Alasan Jakarta & Bali Dipilih Jadi Lokasi PFII

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 17 Agu 2026 07:15 WIB
CEO Danantara Rosan Roeslani
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Pemerintah telah menentukan Jakarta menjadi lokasi sementara Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Ke depan, PFII juga akan dikembangkan di Bali.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani menyampaikan alasan Jakarta dipilih menjadi lokasi sementara PFII. Menurut Rosan, pemilihan Jakarta sebagai lokasi awal didasari oleh keinginan Presiden Prabowo Subianto agar kelembagaan ini bisa langsung beroperasi.

"Lokasinya untuk awal ini memang di Jakarta dulu, kenapa? Karena Bapak Presiden ingin ini semua langsung kerja, ada momentumnya ya," ujar Rosan saat ditemui di Kantor DJP, Jakarta, dikutip Minggu (16/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk Bali, Rosan menyebut membutuhkan waktu untuk proses pembangunannya, termasuk pembangunan infrastruktur fisik. Namun, Bali dipilih karena memiliki daya tarik yang sangat kuat di mata para investor global.

Menurut para investor, Bali dinilai memiliki nilai tambah tersendiri dibandingkan dengan international center lainnya. Keberadaan fasilitas ini di Bali diyakini tidak hanya berfokus pada investasi, tetapi juga mampu mendongkrak sektor pariwisata karena para investor tersebut memiliki daya beli yang tergolong besar.

ADVERTISEMENT

"Kalau di Bali mereka bilang, ini eh ada plus-nya. Jadi begitu kerja, mereka juga bisa, meningkatkan pariwisata di Bali karena mereka mempunyai spending power yang cukup besar, kan, rata-rata gitu," jelas Rosan.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan pemerintah. Namun, ia belum mau mengungkap lokasi persisnya karena nantinya akan disampaikan oleh otoritas terkait.

Lokasi PFII di Jakarta sebelumnya telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di DPR. Selain Jakarta, Bali juga dipilih menjadi lokasi PFII lainnya.

"Sudah ada sebenarnya, tapi mungkin jangan saya yang menyampaikan. Biarlah nanti ada dari otoritasnya sendiri karena itu sebuah zona yang memang diatur khusus," kata Prasetyo dalam keterangan pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (15/8).

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads