Danantara Bereskan BUMN Karya: Utang Ratusan Triliun, Anak-Cucu Ikut Bermasalah

Danantara Bereskan BUMN Karya: Utang Ratusan Triliun, Anak-Cucu Ikut Bermasalah

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2026 18:30 WIB
DPR
Foto: Heri Purnomo
Jakarta -

COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria buka-bukaan soal progres restrukturisasi BUMN Karya. Ia mengatakan saat ini Danantara tengah menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini ada di BUMN Karya.

Dony menjelaskan bahwa proses tersebut membutuhkan waktu yang panjang. Hal ini karena terdapat banyak persoalan di BUMN Karya. Pertama ialah persoalan utama BUMN Karya terletak pada besarnya liabilitas atau utang.

Selain itu, masalah tidak hanya terjadi di level perusahaan induk (holding), tetapi juga menjalar ke anak hingga cucu perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama bahwa liabilitasnya besar-besar. Utangnya besar-besar. Yang kedua, masalahnya ini tidak hanya di level holding. Tetapi dia punya anak-anak perusahaan yang juga bermasalah," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

"Bisa bayangkan masing-masing punya anak perusahaan lebih dari 20. Jadi dengan begini sebetulnya bisa membayangkan seperti apa kita bekerja menyelesaikan satu per satu. Di masing-masing karya itu punya anak lagi kan. Ada cucu. Semuanya bermasalah juga. Jadi kita mesti bereskan itu one by one, satu per satu, satu per satu. Inilah yang memakan waktu," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Dony menegaskan bahwa Danantara bisa saja mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan permasalah BUMN Karya. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan merger maupun mempailitkan perusahaan.

"Tapi kami memikirkan juga dampaknya. Dampaknya apa untuk ekosistem yang lainnya. Jadi memang hati-hati sekali. Inilah yang memakan waktu yang juga masyarakat harus tahu bahwa problem ini kan sudah cukup lama dan besar. Inilah yang satu per satu. Karena dampaknya itu kan ratusan triliun utangnya mereka. Ini yang total di antara perusahaan-perusahaan karya itu. Inilah yang pelan-pelan mesti dibereskan," terangnya.

Adapun saat ditanya kapan proses restrukturisasi BUMN Karya selesai, Dony belum bisa memastikan kepastiannya. Namun ia menargetkan pada akhir tahun ini sudah selesai.

"Ini saya nggak bisa pastikan karena berproses terus. Saya tetap mengupayakan akhir tahun ini sudah selesai. Tetapi dinamika di dalam menyelesaikan ini kan cukup rumit," ujar Dony.

(fdl/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads