Prabowo Mau Tutup 700 BUMN Lagi hingga Akhir Tahun Ini

Prabowo Mau Tutup 700 BUMN Lagi hingga Akhir Tahun Ini

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 31 Agu 2026 12:03 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Foto: Screenshot YouTube Setpres
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto akan terus melakukan penutupan BUMN yang merugi dan tidak menguntungkan negara. Sekarang sudah ada 290 BUMN yang ditutup sejak dia menjabat, 700 perusahaan pelat merah lainnya akan menyusul ditutup juga hingga 31 Desember 2026.

Langkah ini dilakukam untuk menghemat pengeluaran pemerintah untuk operasi berbagai perusahaan plat merah. Menurutnya, penutupan 700 BUMN dapat menghemat anggaran negara sekitar Rp 100 triliun. Penutupan ini dilakukan terhadap BUMN rugi dan tidak memiliki kinerja yang baik.

"Pemerintah yang saya pimpin, pada Desember 31 tahun 2026, kami akan menutup lagi paling sedikit 700 lagi yang akan kami tutup," ungkap Prabowo dalam sambutannya di Penutupan Muktamar ke-35 NU, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan, total BUMN yang eksis di bawah kepemimpinannya ke depan hanya akan ada sekitar 250 perusahaan saja. Dia bilang penghematan bisa dilakukan karena negara tak lagi mesti membayar beban gaji direksi, komisaris perusahaan, dan lain-lain.

ADVERTISEMENT

"Jadi nanti hanya tinggal 250 BUMN. Tinggal 200-250, berarti harapan saya kita bisa menghemat Rp 100 triliun dari overhead, gaji direksi, gaji komisaris," ujar Prabowo.

Adapun saat ini, pemerintah telah menutup 290 perusahaan plat merah rugi dan tidak memiliki kinerja baik. Dari langkah pemerintah berhasil menghemat anggaran Rp 50 triliun.

(ahi/hal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads