Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 8,53 juta kunjungan pada periode Januari-Juli 2026. Pada Juli, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,52 juta.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan pada Juli 2026, jumlah wisman yang mengunjungi Indonesia mencapai pintu masuk utama sebanyak 1.362.812 kunjungan. Sementara wisman yang masuk melalui pintu masuk perbatasan tercatat sebanyak 162.225 kunjungan.
"Secara total, jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,52 juta atau naik 9,99% secara bulanan nya. Sedangkan secara tahunan naik sebesar 2,95%," ujar Ateng dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada periode Januari hingga Juli tahun 2026 total kunjungan wisman mencapai 8,98 juta kunjungan meningkat 5,23% jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2025. Menurut Ateng, capaian kunjungan wisman secara kumulatif ini merupakan capaian tertinggi sejak 2020.
"Capaian kunjungan wisman Januari sampai Juli tahun 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020 atau sebelum terjadinya kondisi pandemi Covid," tambahnya.
Berdasarkan negara asal paspor, wisatawan Malaysia berkontribusi menjadi kunjungan terbesar dengan porsi 15% dari total kunjungan wisman atau mencapai 228,71 ribu kunjungan.
Lalu, wisatawan asal Australia dengan 188,25 ribu kunjungan. Posisi berikutnya, wisatawan asal China dengan 156,75 ribu kunjungan.
Jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi pintu masuk dengan kunjungan terbanyak, disusul oleh Bandara Soekarno-Hatta.
Lihat juga Video: Kala Ratusan Turis Asing Kunjungi Gereja Merah Probolinggo










































