Purbaya Sebut Danantara Masih Protes soal Setor Rp 120 T ke Negara

Purbaya Sebut Danantara Masih Protes soal Setor Rp 120 T ke Negara

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 03 Sep 2026 17:45 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya keberatan dari Danantara terkait rencana setoran sebagian keuntungan kepada negara. Dana tersebut nantinya akan dimasukkan sebagai dana cadangan pemerintah.

Purbaya mengatakan kontribusi Danantara menjadi salah satu sumber penerimaan yang dapat dimanfaatkan pemerintah di tengah proyeksi penurunan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada 2027. Jumlah yang akan disetorkan direncanakan sebesar Rp 120 triliun.

"Kita masih punya sumber-sumber lain yang kita bisa manfaatkan sebagai sumber pemasukan baru.Salah satu yang agak kelihatan dari jauh, kelihatannya Danantara tuh, kita akan masukin ke PNBP situ. Walaupun mereka masih protes, tapi perintah Bapak Presiden, sebagian keuntungan Danantara dijadikan cadangan anggaran pemerintah," jelas Purbaya dalamacara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dikonfirmasi soal protes tersebut, Purbaya menyebut bahwa Danantara mengaku tidak mengetahui soal setoran dana kepada negara. Padahal, kata Purbaya, hal itu sudah dijanjikan Danantara ke Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

"'Ah dia katanya bilang, saya nggak tahu'. Tapi itu perintah presiden. Danantaranya yang janji ke presiden," sebut eks Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan itu.

Meski demikian, Purbaya memastikan kontribusi dari Danantara tetap akan masuk. Dana tersebut ditargetkan menjadi tambahan buffer fiskal pemerintah pada tahun ini.

Ketika ditanya mengenai besaran dana yang akan disetorkan, Purbaya mengatakan nilainya tetap sama, yakni sekitar Rp 120 triliun. Lalu saat ditanya apakah dana tersebut berasal dari dividen atau keuntungan, Purbaya menyebut yang terpenting dana tersebut masuk ke kas negara.

"Dari keuntungan. Mungkin (dividen), saya nggak tahu nanti, yang janji kan Pak Rosan ke bapak presiden. Saya terima aja, kan enak," tutup Purbaya.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads