RI Bertahun-tahun Impor Beras-Jagung, Prabowo: Sekarang Kita Eksportir!

RI Bertahun-tahun Impor Beras-Jagung, Prabowo: Sekarang Kita Eksportir!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 13 Sep 2026 17:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS 2026 di India, Minggu (12/9/2026).
Foto: (Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bertahun-tahun lamanya Indonesia menjadi importir bahan pangan. Mulai dari biji-bijian, beras, hingga jagung.

Saat ini Indonesia perlahan berubah, Indonesia mulai bisa menjadi negara eksportir. Hal itu terjadi karena beras produk dalam negeri saat ini sudah mulai diekspor ke berbagai negara.

Indonesia menurutnya siap untuk meningkatkan dukungan kepada berbagai negara yang butuh tambahan bahan pangan dengan melakukan ekspor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia selama bertahun-tahun merupakan importir terbesar biji-bijian, beras, dan jagung. Sekarang kita adalah eksportir, dan kita akan mampu meningkatkan dukungan untuk seluruh dunia," ujar Prabowo dalam pidatonya di KTT BRICS, Minggu (13/9/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya kini ekonomi hijau menjadi peluang besar dan bisa memperkuat posisi negara berkembang, khususnya anggota BRICS, dalam rantai pasok global.

"BRICS sudah menjadi rantai pasokan. Tugas kita adalah menghubungkan dan mengoptimalkannya, sehingga kekuatan yang ada ini dapat menjadi sumber nilai yang lebih besar bagi kita semua," tegas Prabowo.

Di sisi lain, menurutnya setiap negara harus mendorong pertumbuhan ekonomi yang dapat menjangkau jutaan masyarakat untuk membuat bangsa jadi lebih tangguh.

"Hal ini hanya dapat dicapai ketika pembangunan bersifat inklusif, dan ketika dikombinasikan dengan inovasi, kekuatan kolektif kita dapat menjadi kekuatan yang ampuh untuk mengubah kelangkaan menjadi kapasitas," papar Prabowo.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads