Follow detikFinance
Sabtu 12 Aug 2017, 16:08 WIB

Ini Langkah Kemenag Cegah Biro Travel Ibadah Nakal

Nur Indah Fatmawati - detikFinance
Ini Langkah Kemenag Cegah Biro Travel Ibadah Nakal Diskusi Warung Daun soal First Travel (Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Kemenag segera ambil tindakan untuk mencegah biro perjalanan ibadah dengan praktik serupa First Travel. Ada 2 langkah yang akan dilakukan Kemenag untuk mencega biro travel yang nakal.

"Kepada travel-travel yang sudah berjalan, beroperasi kami akan lakukan pengetatan untuk laporan dan akreditasi dan ini kita mungkinkan membentuk direktorat baru. Yang kedua untuk mengkaji ulang, bahkan merevisi PMA (Peraturan Menteri Agama) untuk pengetatan terhadap travel-travel yang akan mengajukan," ungkap Kepala Pusat dan Informasi Kemenag Mastuki HS usai diskusi ' Mimpi dan Realitas First Travel' di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Mastuki menyebut sebenarnya aturan dalam PMA sudah cukup ketat. Salah satunya harus sudah berpengalaman minimal 2 tahun.

"Kedua, memiliki SDM cukup, dana cukup, sarana prasarana yang ada, memiliki kerja sana dengan lembaga di Saudi yang berizin oleh pemerintah. Itu sangat banyak," ujarnya.

Sementara soal langkah tegas terhadap biro perjalanan ibadah yang nakal, Kemenag tidak ragu melakukan hal yang sama seperti kepada First Travel, yakni pencabutan izin penyelenggaraan perjalanan.

"Kalau sudah menyangkut penelantaran dalam jumlah banyak, ya sudah satu-satunya cara kita cabut. Yang lainnya travel itu sudah ada 7 kita cabut sejak 2016. Jadi bukan enggak melakukan apa-apa," tegasnya.

Mastuki kemudian memaparkan soal adanya promo harga khusus untuk perjalanan umrah. Sebenarnya hal ini bisa saja dilakukan, namun tergantung musim.

"Soalnya ada yang memberlakukan Rp 14 juta sekian untuk memberangkatkan. Itu pun harus dengan low season. Sediain paling cuma satu kali, dua kali saja (setahun). Kalau sudah masif semua low season dan harga murah itu pasti bermasalah dan itu sudah kita ingatkan sejak 2016," terangnya. (nif/rvk)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed