Follow detikFinance
Jumat 12 May 2017, 16:44 WIB

Instrumen Investasi Jangka Panjang Paling Kebal Isu Politik

Danang Sugianto - detikFinance
Instrumen Investasi Jangka Panjang Paling Kebal Isu Politik Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Polemik kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menimbulkan gejolak politik yang cukup panjang. Gejolak itu dikhawatirkan mengganggu iklim investasi di Indonesia.

Analis OCBC Securities Budi Wibowo mengatakan, isu politik dan keamanan memang menjadi perhatian bagi para investor khususnya investor asing. Namun biasanya hanya berpengaruh pada instrumen investasi jangka pendek.

"Kalau investasi jangka panjang tidak pengaruh, tapi investasi jangka pendek pasti terpengaruh," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Jumat (12/5/2017).

Budi yakin, kasus Ahok yang berujung vonis 2 tahun tidak akan pengaruhi instrumen jangka panjang seperti Surat Utang Negara (SUN). Namun dia memperkirakan instrumen investasi saham di pasar modal serta valuta asing akan sedikit terpengaruh.

"Kalau SUN itu jangka panjang pasti tidak terpengaruh isu politik," imbuhnya.

Kendati begitu, menurutnya vonis Ahok tidak begitu berpengaruh besar terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pelemahan IHSG saat ini lebih dipengaruhi moment koreksi setelah sebelumnya terus menguat dan mencapai level tertingginya.

"Karena sentimennya bisa lebih para kalau putusannya tidak dihukum. Karena pasti akan ada demo lagi. Tapi tetap putusan itu ada pengaruhnya, meski memang IHSG rawan turun setelah menguat terus sebelumnya," tukasnya. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed