bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
bursa-dan-valas
Kapitalisasi Pasar di Bursa Efek Indonesia Bisa Tembus Rp 6.500 T
Follow detikFinance
Kamis 15 Jun 2017, 22:08 WIB

Kapitalisasi Pasar di Bursa Efek Indonesia Bisa Tembus Rp 6.500 T

Danang Sugianto - detikFinance
Kapitalisasi Pasar di Bursa Efek Indonesia Bisa Tembus Rp 6.500 T Foto: Ari Saputra
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kian yakin kondisi pasar modal akan semakin baik. Apalagi nilai kapitalisasi pasar (market cap) semakin membaik.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, sepanjang 2 tahun dia memimpin salah satu otoritas pasar modal itu, market cap sudah meningkat 25%. Pada 14 Juni 2015 market cap berada di level Rp 5.000,3 triliun kemudian meningkat menjadi Rp 6.250,3 triliun pada 16 Mei 2017.

"Membaiknya market cap akan memperbesar pasar, akan membuat bobot invest uang masuk naik," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Tito yakin nilai kapitalisasi pasar akan terus meningkat dan bisa menembus level Rp 6.500 triliun. Apalagi didukung dengan kondisi perekonomian yang stabil.

"Saya percaya target market cap akan membaik. Teorinya, bisa di atas Rp 6.500 triliun. Market cap sekarang kan Rp 6.250 triliun," imbuhnya.

Menurut Tito keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan kala The Fed yang menaikkan suku bunga acuannya juga akan memicu perdagangan saham. Sebab hal itu menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi dari pemerintah dan BI terhadap kondisi perekonomian saat ini.

"Dalam keadaan demikian BI berani tahan, itu berarti kepercayaan diri yang besar. Kita di Pasar Modal mendukung itu," tukasnya. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed