Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 28 Jul 2017 12:13 WIB

Maskapai China Bidik Saham Air France-KLM Rp 5,8 Triliun

Wahyu Daniel - detikFinance
Foto: Dok. China Eastern Foto: Dok. China Eastern
Jakarta - Maskapai penerbangan asal China, yaitu China Eastern Airlines, berencana membeli 10% saham maskapai penerbangan Eropa, yakni Air France-KLM. Tujuannya untuk ekspansi bisnis ke Eropa.

China Eastern Airlines, yang berstatus BUMN di China, akan membayar US$ 438,5 juta atau Rp 5,8 triliun untuk membeli saham maskapai gabungan milik Prancis dan Belanda tersebut.

Tak hanya China Eastern Airlines, maskapai penerbangan asal Amerika Serikat (AS), Delta, juga berencana membeli 10% saham Air France-KLM.

"Tiga perusahaan ini akan membangun jaringan global untuk maskapai penerbangan, dan mengedepankan efisiensi dan kualitas tinggi dalam jasa penerbangan untuk penumpang," demikian pernyataan Air France-KLM, dilansir dari AFP, Jumat (28/7/2017).

Administrasi Penerbangan Sipil China memang tengah mendorong maskapai penerbangan China untuk mengembangkan sayap ke luar negeri. Caranya, dengan berinvestasi ke luar negeri dan mengadopsi teknologi baru.

Sebelumnya, Air France-KLM juga mengakuisisi 31% saham Virgin Atlantic dengan nilai US$ 287 juta atau Rp 3 triliun lebih. (wdl/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed