Follow detikFinance
Senin 25 Sep 2017, 12:33 WIB

Mengekor Bursa Asia, IHSG Tertekan ke 5.901

Dana Aditiasari - detikFinance
Mengekor Bursa Asia, IHSG Tertekan ke 5.901 Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lesu siang ini. IHSG tertekan setelah sempat mencetak rekor intraday akhir pekan lalu.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.307 dibandingkan posisi pada perdagangan akhir pekan lalu Rp 13.310.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun 1,547 poin (0,03%) ke level 5.910,116. Indeks LQ45 turun 0,391 poin (0,04%) ke level 982,965.

Membuka perdagangan, Senin (25/9/2017), IHSG naik tipis 2,639 poin (0,04%) ke level 5.914,347. Sementara itu Indeks LQ45 justru melemah 0,084 poin (0,01%) ke level 983,272.

Jelang siang, IHSG tertekan. IHSG turun 9,875 (0,17%) ke 5.901,833. Indeks LQ45 melemah 2,075 poin (0,21%) ke 981,281.

Posisi tertinggi siang ini berada di angka 5.918,086 dan terendah di 5.895,450. Perdagangan IHSG terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan sebanyak 155.537 kali transaksi sebanyak 3,9 miliar lembar saham senilai Rp 2,7 triliun.

Asing masih mencatat net sell. Saham infrastruktur jadi yang paling banyak dilepas. Laju negatif IHSG diwarnai pelemahan 7 sektor saham. Saham pertambangan mencatat pelemahan paling dalam mencapai 1,51%. Sebanyak 123 saham menguat, 178 saham melemah dan 105 saham stagnan.

IHSG tak melemah sendirian siang ini. Bursa-bursa Asia rata-rata juga bergerak melemah siang ini. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 96,361 poin (0,47%) ke level 20.392.
  • Indeks Hang Seng turun 289,080 poin (1,04%) ke level 27.691,449.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 12,270 poin (0,37%) ke level 3.340,260.
  • Indeks Straits Times berkurang 1,910 poin (0,06%) ke level 3.218,340.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Rimau Multi Putra (CMPP) naik Rp 330 ke Rp 1.655, Semen Baturaja (SMBR) naik Rp 290 ke Rp 3.200, Indocement (INTP) naik Rp 275 ke Rp 19.050, dan Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp 150 ke Rp 3.610.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers dia antaranya adalah, Unggul Indah (UNIC) turun Rp 390 ke Rp 3.510, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 9,975, United Tractors (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 30,375 dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 67.700. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed