Follow detikFinance
Senin 13 Nov 2017, 16:50 WIB

Tutup Awal Pekan, IHSG Stagnan di 6.021

Dana Aditiasari - detikFinance
Tutup Awal Pekan, IHSG Stagnan di 6.021 Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis pada penutupan perdagangan saham sore ini. IHSG stagnan 0,01% di 6.021.

Sementara nilai tukar rupiah terpantau melemah sore ini. Dolar AS berada di posisi Rp 13.558 dibanding posisi akhir pekan lalu di Rp 13.524.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 1,078 poin (0,02%) ke level 6.020,750 gara-gara tekanan jual investor asing. Pemodal domestik berhasil membawa IHSG naik tipis.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (13/11/2017), IHSG menguat 17,810 poin (0,30%) ke level 6.039,638. Sementara Indeks LQ45 naik 2,748 poin (0,27%) ke level 1.003,889.

Berlanjut ke sesi dua, IHSG masih menguat namun jatuh ke zona merah jelang penutupan. IHSG berkurang tipis 0,372 poin (0,01%) ke 6.021,456. Indeks LQ45 berkurang 0,191 poin (0,02%) ke 1.000,95.

Posisi tertinggi IHSG sore ini tercatat di 6.045,486 dan terendah di 6.016,987. Laju perdagangan saham sore ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan mencapai 337.875 kali transaksi sebanyak 14,9 miliar lembar saham senilai Rp 7,6 triliun.

Enam indeks sektoral di lantai bursa Jatuh ke zona merah. Indeks sektor infrastruktur jatuh paling dalam sebesar 0,62%. Sebanyak 141 saham menguat, 168 saham melemah dan 146 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia rata-rata bergerak negatif sore ini. Hanya pasar saham China dan Hong Kong yang masih bertahan menguat.

Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga sore ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun 300,43 poin (1,32%) ke level 22.380,99.
  • Indeks Hang Seng menguat 61,26 poin (0,21%) ke level 29.182,18.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 15,17 poin (0,44%) ke level 3.447,84.
  • Indeks Straits Times menipis 0,97 poin (0,03%) ke level 3.419,13.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.950 ke Rp 78.950, Asuransi Bina Dana (ABDA) naik Rp 350 ke Rp 7.000, Matahari (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 10.200 dan Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 250 ke Rp 6.450.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 20.325, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 525 ke Rp 20.975, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 325 ke Rp 6.375 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 175 ke Rp 20.475. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed