Follow detikFinance
Rabu 22 Nov 2017, 16:40 WIB

IHSG Cetak Rekor di 6.069

Dana Aditiasari - detikFinance
IHSG Cetak Rekor di 6.069 Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa di posisi 6.069. Posisi ini terpaut sekitar 9 poin dari rekor penutupan terakhir di 6.060.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.517 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.523

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 7,224 poin (0,12%) ke level 6.039,086. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 1,840 poin (0,18%) ke level 1.010,505.


Membuka perdagangan, Rabu (22/11/2017), IHSG bertambah 12,263 poin (0,20%) ke level 6.044,125. Indeks LQ45 tumbuh 2,858 poin (0,28%) ke level 1.011,523.

Hingga pukul 09.10 waktu JATS, IHSG melaju 23,316 poin (0,39%) ke level 6.055,178. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,596 poin (0,55%) ke level 1.014,261.

Penguatan masih berlanjut hingga menutup perdagangan sesi pertama. IHSG naik 23,687 poin (0,39%) ke 6.055,549. Indeks LQ45 naik 4,692 poin (0,47%) ke 1.013,357.

Masuk ke sesi dua, IHSG terus melanjutkan penguatan hingga berhasil cetak rekor. IHSG naik 37,923 poin (0,63%) ke 6.069,785. Indeks LQ45 naik 7,570 poin (0,75%) ke 1.016,235.

Posisi tertinggi IHSG tercatat di 6.071,340 dan terendah di 6.038,737. Laju perdagangan saham terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan saham sebesar 328.198 kali transaksi sebanyak 10,9 miliar lembar saham senilai Rp 8 triliun.


Delapan sektor saham menguat dan menjadi penopang laju positif IHSG. Saham sektor aneka industri naik paling tinggi sebesar 3,27%. Sebanyak 189 saham menguat, 152 saham melemah dan 134 saham stagnan.

Asing mencatat beli bersih mencapai Rp 1,13 triliun.

Indeks utama AS ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (21/11). Indeks Dow Jones naik 0.69% ke level 23,590.83, S&P menguat 0.65% ke level 2,599.03, dan Nasdaq terangkat paling signifikan sebesar 1.06% ke
level 6,862.48.

AS mendapatkan dukungan dari Korea Selatan dan Jepang pasca AS mengambil keputusan untuk memasukkan kembali Korea Utara sebagai Negara Sponsor Terorisme. Hal ini bertujuan agar Korea Utara mendapat tekanan finansial dan diplomatik dari seluruh masyarakat Internasional.

Senada dengan IHSG, bursa-bursa Asia sore ini juga kompak menguat. Sentimen ini terasa ke lantai bursa RI.

Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 106,67 poin (0,48%) ke level 22.523,150.
  • Indeks Hang Seng naik 185,420 poin (0,62%) ke level 30.003,490.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 19,960 poin (0,59%) ke level 3.430,460.
  • Indeks Straits Times menguat 6,640 poin (0,19%) ke level 3.430,02.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainer di antaranya adalah United Tractors (UNTR) naik Rp 925 ke Rp 32.500, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 500 ke Rp 8.800, Astra International (ASII) naik Rp 325 ke Rp 8.450 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 325 ke Rp 8.250.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 875 ke Rp 77.975, Indocement (INTP) turun Rp 475 ke Rp 19.575, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 425 ke Rp 8.475 dan Indosat (ISAT) turun Rp 100 ke Rp 5.300. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed