Follow detikFinance
Kamis 23 Nov 2017, 19:49 WIB

Saham Adhi Karya Tiba-Tiba Anjlok 7,8%, Ada Apa?

Danang Sugianto - detikFinance
Saham Adhi Karya Tiba-Tiba Anjlok 7,8%, Ada Apa? Foto: Ari Saputra
Jakarta - Ada yang aneh dalam pergerakan saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) hari ini. Saham ADHI tiba-tiba anjlok di sesi II perdagangan hari ini.

Saham ADHI sebenarnya bergerak statis di level Rp 2.190 hingga jeda sesi I. Namun pada pukul 14.38 waktu JATS saham ADHI turun drastis.

Hingga penutupan saham ADHI tercatat turun 170 poin atau 7,8% ke level Rp 2.010. Saham ADHI hari ini diperdagangkan sebanyak 5.645 kali sejumlah 83,39 juta lembar dengan nilai transaksi sebanyak Rp 170,4 miliar.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, anjloknya saham ADHI lantara beredarnya isu usulan dari Kementerian BUMN bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak menjadi investor untuk proyek kereta api ringan (Light Rapid Transit/LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek).

"Kurang lebih dari sentimen itu," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Kamis (23/11/2017).

Sebelumnya bereda foto surat yang ditanda tangani oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Ada 3 butir dari surat tersebut, intinya menekankan bahwa lantaran nilai investasi proyek LRT Jabodebek mengalami peningkatan dari Rp 26,7 triliun jadi Rp 31,8 triliun, maka diusulkan agar KAI tidak menjadi investornya.

Surat tersebut ditujukan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Namun belum ada konfirmasi dari pihak Kementerian BUMN akan hal tersebut.

Menurut Reza meskipun surat tersebut belum tentu benar adanya, namun pasar sangat rentan mempengaruhi psikologis pelaku pasar.

"Market kita kian hari kian rentan, ada berita macam itu langsung. Apalagi ini saham BUMN, market cap-nya lumayan pula," tukasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed