Follow detikFinance
Kamis, 14 Des 2017 10:41 WIB

Setelah Stock Split, Saham PTBA Menguat 1,34%

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto-detikFinance Foto: Danang Sugianto-detikFinance
Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah resmi melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5. Setelah disetujui pada RUPSLB 29 November 2017 yang lalu, hari ini saham PTBA resmi diperdagangkan dengan harga baru.

Pada penutupan perdagangan kemarin saham PTBA ditutup pada level Rp 11.200 per saham. Setelah dipecah menjadi Rp 2.240 per lembar saham.

"Langkah untuk stock split diambil perseroan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham di bursa efek, serta memperluas distribusi kepemilikan saham dengan menjangkau berbagai lapisan investor," kata Direktur PTBA Arviuan Arifin di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Saat dipergangankan dengan harga baru, saham PTBA pun langsung naik 30 poin atau 1,34% ke level Rp 2.270 per saham. Di level itu saham PTBA telah ditransaksikan sebanyak 5.121 lot dalam frekuensi 121 kali, adapun nilai transaksinya mencapai Rp 1,54 miliar.

Pada moment yang sama, manajemen PTBA juga merayakan 15 tahun melantai di pasar modal. PTBA melakukan pencatatan saham pada 23 Desember 2002 dengan harga penawaran Rp 575.

Seiring berjalannya waktu saham PTBA pernah mencapai level tertingginya Rp 24.900 pada 4 Januari 2011 dan harga rata-rata tertimbang sebesar Rp 7.256. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed