Follow detikFinance
Selasa, 09 Jan 2018 17:32 WIB

5 Sektor Melemah, IHSG Turun 12 Poin ke 6.373

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona positif membuka perdagangan saham Selasa pagi ini. Sayang, IHSG gagal melanjutkan penguatan dan malah turun ke 6.373 pada penutupan perdagangan sore ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.426 dibanding posisi kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 8,471 poin (0,13%) ke level 6.393,875. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 2,170 poin (0,20%) ke 1088,563.

Membuka perdagangan, Selasa (9/1/2018), IHSG menguat 12,859 poin (0,20%) ke level 6.398,263. Indeks LQ45 juga naik 2,098 poin (0,19%) ke 1.088,491.

Hingga pukul 09.10 waktu JATS, IHSG naik 5,231 poin (0,08%) ke level 6.390,635. Sementara Indeks LQ45 berbalik melemah 0,457 poin (0,04%) ke level 1.085,836.

Jeda siang, IHSG melempem dan jatuh ke zona negatif. IHSG berkurang 21,868 poin (0,34%) ke 6.363,536.

Pelemahan berlanjut hingga menutup perdagangan sore ini. IHSG turun 12,259 poin (0,19%) ke 6.373,145. Indeks LQ45 menguat 3,092 poin (0,28%) ke 1.083,301.

Posisi tertinggi IHSG siang ini mencapai 6.402,744 namun langsung menurun ke level terendah hari ini di 6.351,233. Perdagangan saham berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan saham sebesar 393.586 kali transaksi sebanyak 10 miliar lembar saham senilai Rp 7,9 triliun.

Lima dari 10 sektor saham terjungkal ke zona negatif. Pelemahan paling dalam dialami sektor aneka industri sebesar 1,22%. Sebanyak 161 saham menguat, 187 saham melemah dan 132 saham stagnan.

Indeks utama AS bergerak mixed di tengah ketidakpastian pasar akan pernyataan beberapa anggota Federal Reserve, di mana sebagian anggota tersebut mengisyaratkan bahwa pada tahun ini setidaknya ada kenaikan suku bunga sebanyak 3 hingga 4 kali.

Sedangkan sebagian lainnya menilai, AS harus mempertimbangkan alasan bahwa suku bunga "netral" dapat membuat inflasi dan pertumbuhan ekonomi cenderung turun bahkan di level 2% dimana AS menargetkan pertumbuhan ekonominya di level 2.5%-an.

Bursa-bursa Asia sore ini rata-rata bergerak di zona positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 menguat 135,461 poin (0,57%) ke level 23.894,990.
  • Indeks Hang Seng menguat 111,881 poin (0,36%) ke level 31.011,410.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 4,420 poin (0,13%) ke level 3.413,900.
  • Indeks Straits Times naik 12,470 poin (0,36%) ke level 3.524,650.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 23.275, Indosat (ISAT) naik Rp 300 ke Rp 5.475, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 225 ke Rp 13.525 dan Semen Indoneisa (SMGR) naik Rp 200 ke Rp 11.200.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.200 ke Rp 81.600, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 900 ke Rp 53.500, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 750 ke Rp 35.475 dan Graha Layar Prima (BLTZ) turun Rp 700 ke Rp 9.300. (dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed