Follow detikFinance
Jumat, 12 Jan 2018 16:37 WIB

Gagal Menguat, IHSG Turun ke 6.370

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona positif membuka perdagangan saham Jumat pagi ini. Sayang, pada jeda perdagangan siang ini IHSG bergerak datar. Bahkan IHSG bergerak negatif di akhir perdagangan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.344 dibanding posisi kemarin Rp 13.378.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 5,128 poin (0,08%) ke level 6.391,467. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 1,314 poin (0,12%) ke 1.086,279.

Membuka perdagangan, Jumat (12/1/2018), IHSG menguat 9,538 poin (0,15%) ke level 6.395,877. Indeks LQ45 juga naik 1,600 poin (0,15) ke 1.086,565.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik 19,053 poin (0,30%) ke level 6.405,392. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,965 poin (0,27%) ke level 1.087,930.

Menutup perdagangan sesi pertama siang ini, IHSG bergerak mendatar dengan rentang tipis. IHSG bertambah 0,098 poin (0,00%) ke 6.386,437. Indeks LQ45 melemah tipis 0,436 poin (0,04%) ke 1.084,529.

Makin sore IHSG makin terpuruk dan tutup di zona negatif. IHSG turun 16,275 poin (0,25%) ke 6.370,065. Indeks LQ45 melemah 2,448 poin (0,23%) ke 1.082,517.

Posisi tertinggi yang sempat dicatat IHSG hari ini berada di 6.409,175 dan terendah di 6.359,833. Perdagangan saham sore ini berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan 320.553 kali transaksi sebanyak 14,3 miliar lembar saham senilai Rp 6,9 triliun.

Delapan sektor saham terjungkal ke zona merah membuat IHSG kurang bergairah sore ini. Saham sektor aneka industri jatuh paling dalam mencapai 0,83%. Sebanyak 149 saham menguat, 199 saham melemah dan 132 saham stagnan.

Indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam zona hijau pada perdagangan semalam (11/01). Indeks Dow Jones menguat 0.81% ke level 25,574.73, S&P naik 0.70% ke level 2,767.56, Dan Nasdaq terangkat 0.81% ke level 7,211.78.

Indeks Wall Street berakhir dalam rekor tertinggi seiring penguatan komoditas minyak dan spekulasi atas laporan keuangan kuartal 4 yang akan rilis Jumat pekan ini.

Harga minyak capai rekor tertinggi baru di level US$ 63.54/barel seiring kekhawatiran pasar terhadap enam gempa melanda Iran dan Irak yang berpotensi mempengaruhi aktivitas pertambangan minyak di wilayah tersebut. Adapun gempa terjadi pada kedalaman 10 km dengan skala 5 SR sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah.

Bursa-bursa Asia sore ini rata-rata bergerak menguat. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei melemah 56,609 poin (0,24%) ke level 23.653,820.
  • Indeks Hang Seng menguat 292,148 poin (0,94%) ke level 31.412,539.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 3,600 poin (0,11%) ke level 3.428,940.
  • Indeks Straits Times bertambah 7,880 poin (0,22%) ke level 3.520,560.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Solusi Tunas (SUPR) naik Rp 300 ke Rp 6.800, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 225 ke Rp 6.625, Adira Dinamika (ADMF) naik Rp 200 ke Rp 7.800 dan Siloam (SILO) naik Rp 200 ke Rp 8.975. (dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed