Follow detikFinance
Selasa 23 Jan 2018, 17:10 WIB

Jakarta Digoyang Gempa, IHSG Masih Bisa Tembus 6.600

Dana Aditiasari - detikFinance
Jakarta Digoyang Gempa, IHSG Masih Bisa Tembus 6.600 Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Meski diwarnai gempa hari ini yang menggoyang Jakarta dan sekitarnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyatanya masih bisa bergerak menguat, dan bahkan mencetak rekor. IHSG tembus 6.600 sore ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.320 dibanding posisi kemarin di 13.335.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 37,484 poin (0,58%) ke level 6.538,013. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik 9,6 poin (0,87%) ke 1.111,392.

Membuka perdagangan, Selasa (23/1/2018), IHSG menguat 46,208 poin (0,71%) ke level 6.546,737. Indeks LQ45 juga menguat 10,408 poin (0,94%) ke 1.112,200.

Pada pukul 09.10 waktu JATS, IHSG bergerak menguat 51,414 poin (0,79%) ke level 6.551,943. Sementara indeks LQ45 naik 10,919 (0,99%) ke 1.112,711.

IHSG masih menguat. IHSG naik 65,157 poin (1%) ke 6.565,686. Indeks LQ45 menguar 13,073 poin (1,19%) ke 1.114,865.

Jelang penutupan, IHSG makin melejit. IHSG naik 134,805 poin (2,07%) ke 6.635,334. Indeks LQ45 naik 30,396 poin (2,76%) ke 1.132,188.

Posisi tertinggi yang sempat dihinggapi IHSG berada di 6.635,334. Posisi ini lebih tinggi dari rekor IHSG kemarin. Sementara, posisi terendah IHSG berada di 6.537,078.

Perdagangan saham sore ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan 408.793 kali dengan total nilai transaksi mencapai Rp 10,3 triliun.

Sepuluh saham sektoral kompak menguat menjadi pendongkrak laju IHSG siang ini. Sebanyak 198 saham menguat, 157 saham melemah dan 119 saham stagnan.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (22/01). Indeks Dow Jones menguat 0.55% ke level 26,214.60, S&P naik 0.81% ke level 2,832.97 dan Nasdaq terangkat 0.98% ke level 7,408.03.

Earning season kuartal IV-2017 yang rata-rata mencatatkan keuntungan di atas ekspektasi pasar menjadi sentimen utama pada penguatan indeks.

Hingga saat ini, sebanyak 55 perusahaan S&P telah melaporkan pendapatannya, di mana 80% di antaranya melampaui perkiraan awal.

Bursa-bursa Asia sore ini kompak menguat. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
Indeks Nikkei 225 menguat 307,820 poin (1,29%) ke level 24.124,150.
Indeks Hang Seng naik 537,289 poin (1,66%) ke level 32.930,699.
Indeks Komposit Shanghai naik 45,140 poin (1,29%) ke level 3.546,500.
Indeks Straits Times menguat 22,650 poin (0,63%) ke 3.592,080.

Saham-saham yang naik signifikan sore ini dan masuk jajaran top gainers di antaranya, United Tractors (UNTR) naik Rp 1.900 ke Rp 40.425, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 1.100 ke Rp 55.500, Sona Topas (SONA) naik Rp 550 ke Rp 3.350 dan Matahari (LPPF) naik Rp 450 ke Rp 11.075.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Asahimas Flat Glass (AMFG) turun Rp 350 ke Rp 5.700, Indofarma (INAF) turun Rp 130 ke Rp 4.290, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 100 ke Rp 10.650 dan Unggul Indah Cahaya (UNIC) turun ke Rp 100 ke Rp 3.500. (dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed