Follow detikFinance
Rabu 14 Feb 2018, 16:43 WIB

Menguat di Akhir Perdagangan, IHSG Ditutup ke 6.594

Dana Aditiasari - detikFinance
Menguat di Akhir Perdagangan, IHSG Ditutup ke 6.594 Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif siang tadi. Sepanjang sesi dua perdagangan, IHSG bergerak cenderung tipis namun berhasil naik di akhir sesi perdagangan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.630, dibanding posisi kemarin di 13.637.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah tipis 1,067 poin (0,02%) ke level 6.577,111. Indeks LQ45 turun tipis 0,267 poin (0,02%) ke level 1.108,965

Membuka perdagangan, Rabu (14/2/2018), IHSG berbalik menguat 10,914 poin (0,17%) ke level 6.589,092. Indeks LQ45 naik 1,468 poin (0,13%) ke 1.110,700.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih menguat 17,876 poin (0,27%) ke level 6.596,054. Sementara indeks LQ45 naik 2,735 poin (0,25%) ke 1.111,967.

Pada jeda siang, IHSG stagnan. IHSG turun tipis 1,105 poin (0,02%) ke 6.577,073. Indeks LQ45 melemah 1,756 poin (0,16%) ke 1.107,476.

IHSG menguat di akhir sesi dua perdagangan. IHSG naik 16,223 poin (0,25%) ke 6.594,401. Indeks LQ45 naik 1,927 poin (0,17%) ke 1.111,159.

Posisi tertinggi yang sempat dicatatkan IHSG siang ini berada di 6.599,312 dan terendah di 6.572,500. Perdagangan saham berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan saham mencapai 345.593 kali transaksi sebanyak 11,7 miliar lembar saham senilai Rp 8,1 triliun.

IHSG berhasil menguat berkat menguatnya 8 sektor saham. Penguatan dipimpin sektor industri dasar yang naik 1,25%. Sore ini, ada 198 saham yang menguat, 146 saham melemah dan 128 saham stagnan.

Sementara itu, Wall Street masih menguat. Indeks saham Amerika Serikat (AS) mencatat kenaikan dalam tiga hari perdagangan berturut-turut.

Dow Jones Industrial Average akhirnya menguat 39 poin atau 0,16% ke 24.640,45 setelah sempat turun hingga 180 poin. Indeks S&P 500 menguat 0,26% ke 2.662,94. Sedangkan Nasdaq Composite kembali ke atas level 7.000 dengan kenaikan 0,45% ke 7.013,51. Hari ini, AS akan merilis angka inflasi.

Angka inflasi ini penting untuk menimbang kenaikan suku bunga acuan yang diramal terjadi bulan depan. Jika inflasi berjalan sesuai rencana maka kemungkinan besar tingkat suku bunga akan dinaikkan. Inflasi Januari 2018 di AS diperkirakan 0,3% (mom) naik dari Desember 2017 0,1%.

Bursa-bursa Asia sore ini bergerak mixed. Bursa saham Jepang dan Singapura terjungkal di zona negatif. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei melemah 90,510 poin (0,43%) ke level 21.154,170
  • Indeks Hang Seng menguat 698,459 poin (2,34%) ke level 30.515,600
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 14,200 poin (0,45%) ke level 3.199.160.
  • Indeks Strait Times berkurang 12,210 (0,36%) ke level 3.402,860.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Metropolitan Kentjana (MKPI) naik Rp 725 ke Rp 31.000, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 325 ke Rp 10.850, Indah Kiat Pulp (INKP) naik Rp 300 ke Rp 8.450 dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 275 ke Rp 29.175.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Unilever (UNVR) turun Rp 425 ke Rp 54.500, Matahari (LPPF) turun Rp 300 ke Rp 10.375, Yanaprima (YPAS) turun Rp 195 ke Rp 610 dan Argha Karya (AKPI) turun Rp 125 ke Rp 675. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed