Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Mar 2018 16:40 WIB

Masih Melemah, IHSG Tutup Pekan di 6.304

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis pagi ini. Namun IHSG langsung bergerak negatif melanjutkan pelemahan kemarin. Pelemahan pun masih berlanjut hingga menutup perdagangan sore ini.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih berada di kisaran Rp 13.700. Pagi ini, mengutip Reuters, nilai tukar dolar terhadap rupiah Rp 13.760, lebih perkasa dari posisi kemarin sore di 13.746.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 1,509 poin (0,02%) ke level 6.323,413. Sementara indeks LQ45 bertambah 0,379 poin (0,03%) ke level 1.039,805.

Membuka perdagangan, Jumat (16/3/2018), IHSG naik 5,39 poin (0,09%) ke level 6.327,271. Kemudian indeks LQ45 naik 4,523 poin (0,43%) ke level 1.046,976.

Pukul 09.05 waktu JATS IHSG turun semakin dalam dan kian jauh dari 6.400. IHSG melemah 62,605 poin (0,99%) ke level 6.259,299. Indeks LQ45 turun 14,704 poin (1,41%) ke level 1.024,722.

Jeda perdagangan siang ini, IHSG masih melemah. IHSG turun 39,060 poin (0,62%) ke 6.282,844. Indeks LQ45 melemah 8,328 poin (0,80%) ke 1.031,098.

IHSG masih melemah hingga menutup perdagangan sore ini. IHSG turun 16,952 poin (0,27%) ke 6.304,952. Indeks LQ45 melemah 2,145 (0,21%) ke 1.037,281.

Pelemahan IHSG dipicu jatuhnya 7 sektor saham. Saham sektor infrastruktur jatuh paling dalam mencapai 1,87% hingga sore ini. Hanya 133 saham yang mengalami penguatan, 227 saham melemah dan 111 saham stagnan.

Perdagangan saham sore ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan saham mencapai 318.146 kali transaksi sebanyak 10,2 miliar lembar saham senilai Rp 11,8 triliun. Posisi tertinggi yang sempat dicatatkan IHSG berada di 6.328,789 dan terendah di 6.236,239.

Sementara itu indeks utama bursa Wall Street ditutup mixed dengan mayoritas melemah pada perdagangan semalam (15/03). Indeks S&P
turun 0.08% ke level 2,747.33, dan Nasdaq tertekan 0.20$% ke level 7,481.74.

Sedangkan indeks Dow Jones berhasil menguat diantara indeks lainnya sebesar 0.47% ke level 24,873.66.

Penurunan pada mayoritas indeks tersebut terjadi dikarenakan adanya antisipasi pelaku pasar terhadap ketidakstabilan politik AS, di mana kemudian pelaku pasar mengalihkan aset berisikonya ke dalam obligasi pemerintah atau safe heaven.

Bursa-bursa Asia sore ini mayoritas di zona merah. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei turun 127,439 poin (0,58%) ke level 21.676,510.
  • Indeks Komposit Shanghai menurun 21,230 poin (0,65%) ke level 3.269,510.
  • Indeks Strait Times melemah 5,590 poin (0,16%) ke level 3.512,140
  • Indeks Hang Seng turun 39,129 poin (0,12%) ke level 31.501,971.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.825 ke Rp 27.825, Inti Bangun Sejahtera (IBST) naik Rp 625 ke Rp 9.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 75.200 dan Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 225 ke Rp 1.325.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah United Tractors (UNTR) turun Rp 1.125 ke Rp 32.550, Astra Agro (AALI) turun Rp 750 ke Rp 12.975, Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 19.550 dan Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 425 ke Rp 49.700. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed