Follow detikFinance
Rabu, 04 Apr 2018 11:36 WIB

Dolar Singapura Siang Ini Masih Rp 10.500

Danang Sugianto - detikFinance
Dolar Singapura. Foto: Ari Saputra Dolar Singapura. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nilai tukar Rupiah sudah cukup lama tak berdaya menghadapi keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS). Namun ternyata mata uang negara tetangga seperti dolar Singapura (SG$) justru lebih kuat.

Nasib mata uang yang berbeda membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura terus melemah. Menurut data Reuters, Rabu (4/4/2018), dolar Singapura siang ini mencapai Rp 10.495 dengan titik tertinggi di Rp 10.501.

Menurut Pasar Uang Farial Anwar, pelemahan rupiah terhadap dolar Singapura lebih dikarenakan fundamental mata uang Garuda itu sendiri. Rupiah terhadap mata uang acuan dunia dolar AS memang sudah melemah cukup dalam, sementara dolar Singapura justru sebaliknya.

"Memang Rupiah cenderung melemah sementara dolar Singapura cenderung bertahan. Sehingga terkesan rupiah mengalami pelemahan dibandingkan dolar Singapura," tuturnya saat dihubungi detikFinance.


Jika dilihat nilai tukar dolar AS terhadap Rupiah pada 3 April 2017 berada di posisi Rp 13.323. Jika dibandingkan posisi kemarin Rp 13.758 sudah melemah 3,26%.

Sementara dalam periode yang sama dolar Singapura justru cenderung menguat terhadap dolar AS sebesar 6,42%, dari SG$ 1,40 menjadi dolar SG$ 1,31.

Jika dihitung secara cross rate, dolar Singapura terhadap rupiah pada 3 April 2017 berada di posisi Rp 9,516, sementara di posisi kemarin Rp 10.502.

"Jadi penyebabnya lebih karena fundamental mata uangnya. Dolar Singapura memang lebih kuat. Kondisi ekonomi kadang tidak menjadi faktor," tuturnya.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed