Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 12 Apr 2018 11:32 WIB

Terbitkan Obligasi Rp 1 T, BAF Tawarkan Kupon Hingga 8,25%

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - PT Bussan Auto Finance (BAF) kembali menerbitkan obligasi II dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp 1 triliun. Ini merupakan kedua kalinya BAF menerbitkan obligasi.

Obligasi II Bussan Auto Finance Tahun 2018 ini memperoleh peringkat idAA (Double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% dari nilai pokok yang diterbitkan.

"Setelah penerbitan obligasi perdana kami di 2017 yang mendapat respons positif dari pelaku pasar atau investor, kini kami kembali menerbitkan Obligasi II," kata Chief Executive Officer (CEO) BAF, Lynn Ramli dalam keterangan tertulis, Kamis (12/4/2018).


Obligasi ini diterbitkan dalam 2 seri, seri A dengan jangka waktu 370 hari kalender, dan seri B dengan jangka waktu 3 tahun. Obligasi ini ditawarkan dengan indikasi tingkat bunga sebesar 6,00%-6,50% untuk Seri A dan 7,50%-8,25% untuk Seri B.

Adapun pembayaran bunga akan dilakukan setiap 3 bulan (triwulanan). Dana obligasi ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja pembiayaan.

Masa penawaran awal (book building) dilakukan dari 9 - 20 April 2018, sedangkan perkiraan masa penawaran umum obligasi pada 7 - 9 Mei 2018. Perkiraan tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah 3 Mei 2018. Pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada tanggal 16 Mei 2018. Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi dalam Obligasi ini adalah PT Indo Premier Sekuritas dan PT Ciptadana Sekuritas Asia, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai wali amanat.


Sekedar informasi pada 2017 BAF berhasil membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 6,0 triliun atau meningkat 13,3% dari Rp 5,3 triliun di akhir tahun 2016. Laba tahun berjalan tumbuh 122,7%, dari Rp 82,1 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp182,7 miliar pada tahun 2017.

Jumlah aset juga tumbuh 9,5% dari Rp 7,3 triliun di tahun 2016 menjadi sekitar Rp 8,0 triliun di tahun 2017. Selain itu, Non-Performing Financing (NPF) BAF saat ini di level 0,65% (YoY)pada akhir tahun 2017 membaik dari 0,91% di akhir tahun 2016. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed