Follow detikFinance
Rabu, 16 Mei 2018 14:35 WIB

The Duck King Mau Jual Saham Rp 1.550-1.950/Lembar

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Usman Hadi/detikcom Foto: Usman Hadi/detikcom
Jakarta - PT Jaya Bersama Indo (JBI) yang merupakan induk usaha restoran The Duck King berencana melepas sebanyak-banyaknya 403,8 juta saham atau 30,40% modal saham yang ditempatkan melalui penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

JBI direncanakan akan melepas sahamnya dengan kisaran harga Rp 1.550-Rp 1.950 per saham. Dengan harga tersebut, JBI diperkirakan memperoleh dana sebesar Rp 625,89 miliar hingga Rp 787,41.

JBI mengalokasikan sekitar 80% dana hasil IPO untuk ekspansi bisnis perusahaan untuk membuka gerai (outlet) baru dan merenovasi gerai yang sudah ada. Sedangkan sisanya sebesar 20% akan digunakan untuk modal kerja perusahaan.


Selain itu, perusahaan juga akan memperluas usahanya ke pasar internasional dengan menyasar negara seperti Indonesia, Singapura, Malaysia dan China.

"Tahun ini rencananya kami akan membuak gerai di dalam negeri dan di luar. Masih dengan tiga merek utama kami yaitu gerai The Duck King, Fook Yew dan Panda Bowl," ujar Dewi Tio Direktur JBI seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Adapun penawaran umum (bookbuilding) dilakukan pada 16-23 Mei 2018, serta masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 4-5 Juni 2018 mendatang.


Pada 2017, JBI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 538 miliar atau meningkat 23,4% dibandingkan pendapatan pada 2016 sebesar Rp 436 miliar. Sedangkan perolehan laba bersih pada 2017 meningkat 13,5% menjadi Rp 72 miliar.

Saat ini JBI memiliki 35 outlet dan 2.000 karyawan di Indonesia, Singapura, Malaysia dan China. Sedangkan aset perseroan pada 2017 sebesar Rp 529 miliar atau meningkat 18,3% dibandingkan dengan aset pada 2016 sebesar Rp 447 miliar. (ara/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed