Follow detikFinance
Kamis, 17 Mei 2018 16:59 WIB

Jelang Tutup, IHSG Tiba-tiba Turun ke 5.815

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat. Penguatan berlanjut hingga jeda siang namun tiba-tiba turun jelang tutup perdagangan.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sedikit menjinak. Dolar berada di level Rp 14.050 dibandingkan dengan posisi kemarin yang sempat tembus Rp 14.105.

Pada perdagangan preopening, IHSG bertambah 13,045 poin (0,23%) ke level 5.854,8689. Indeks LQ45 juga naik 3,377 poin (0,36%) ke level 938,851.

Membuka perdagangan, Kamis (17/5/2018), IHSG bertambah lagi 24,257 poin (0,42%) ke level 5.865,721. Indeks LQ45 naik 4,702 poin (0,50%) ke level 940,176.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih berada di zona positif dengan kenaikan 16,504 poin (0,26%) ke level 5.856,360. Indeks LQ45 naik 1,570 poin (0,17%) ke level 936,908.

Jeda siang, IHSG masih melanjutkan penguatan. IHSG naik 42,976 poin (0,74%) ke 5.884,440. Indeks LQ45 naik 8,382 poin (0,90%) ke 943,856.

Perdagangan sesi dua masih positif namun IHSG tiba-tiba jatuh jelang penutupan. IHSG turun 25.544 poin (0,44%) ke 5.815,920. Indeks LQ45 melemah 8,567 poin (0,92%) ke 926,907.

Posisi tertinggi yang sempat dicatatkan IHSG berada di 5.898,298 dan terendah di 5.815,920. Perdagangan saham berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan saham 485.152 kali transaksi sebanyak 8,3 miliar lembar saham senilai Rp 8,3 triliun.

Pelemahan IHSG disumbang turunnya 5 saham sektoral. Saham sektor aneka industri jatuh paling dalam mencapai 1,80%. Sebanyak 219 saham menguat, 150 saham melemah dan 128 saham stagnan. Dana asing keluar Rp 642,71 miliar.

Sementara itu indeks utama bursa AS kompak ditutup menguat pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones naik 0.25% ke level 24,768.93, S&P menguat 0.41% ke level 2,722.45, dan Nasdaq terangkat 0.63% ke level 7,398.30.

Penguatan saham AS dipimpin oleh saham-saham yang berada di indeks Russell 2000 yang berhasil mencapai rekor tertinggi. Adapun kenaikan tersebut terjadi di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS serta rilisnya data Manufacturing production AS bulan April yang hanya tumbuh 1.8% lebih rendah dibanding sebelumnya yang berhasil tumbuh 2.5%.

Pergerakan bursa saham Asia sore ini mayoritas berada di level positif dipimpin penguatan bursa saham Jepang. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:
  • Indeks Nikkei bergerak menguat 121,139 poin (0,53%) ke level 22.838,369
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 15,290 poin (0,48%) ke level 3.154,280.
  • Indeks Strait Times naik 3,710 (0,11%) ke level 3.536,760.
  • Indeks Hang Seng turun 168,049 poin (0,54%) ke level 30.942,150.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, United Tractors (UNTR) naik Rp 1.500 ke Rp 36.275, Pabrik Kertas (TKIM) naik Rp 700 ke Rp 12.050, Cahayasakti (CSIS) naik Rp 395 ke Rp 1.975 dan XL Axiata (EXCL) naik Rp 370 ke Rp 2.180.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Indocement (INTP) turun Rp 1.400 ke Rp 17.100, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 26.375, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 68.100 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 375 ke Rp 22.000. (dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed