Follow detikFinance
Rabu, 23 Mei 2018 09:27 WIB

Melantai di Bursa, Saham Pizza Hut Indonesia Cuma Naik 1,35%

Danang Sugianto - detikFinance
IPO Pizza Hut dan TRUK/Foto: Danang Sugianto-detikFinance IPO Pizza Hut dan TRUK/Foto: Danang Sugianto-detikFinance
Jakarta - Pelaku pasar modal hari ini kedatangan 2 emiten baru sekaligus, yakni PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) dan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK). Secara bersamaan, keduanya resmi mencatatkan sahamnya di papan perdagangan

Saat pencatatan perdana, saham PZZA langsung menguat 15 poin atau 1,36% dari harga penawaran Rp 1.100 ke posisi Rp 1.115. Di level itu saham dari perusahaan pengelola Pizza Hut Indonesia ini telah ditransaksikan sebanyak 37 kali dengan volume 2029 lot dan nilainya yang mencapai Rp 224,05 juta.

Sementara saham TRUK di waktu yang sama tak ada transaksi yang terjadi. Di detik-detik saham TRUK tak bergerak dari harga penawaran Rp 230.

Dalam proses penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), PZZA melepas sebanyak 604.375.000 lembar saham baru atau setara 20% dari modal yang disetor penuh perusahaan. Jika dihitung perusahaan memperoleh dana segar hasil IPO sebesar Rp 664,8 miliar.

Dari dana itu, rencananya sekitar 65% akan digunakan meningkatkan belanja modal guna membuka gerai baru. Sisanya 35% akan digunakan untuk membayar pinjaman perbankan

Sementara TRUK diketahui melepas sebanyak 15p juta lembar saham. Jika dikalikan dengan harga saham penawaran, maka dana yang dihimpun mencapai Rp 34,5 miliar.

Dalam seremonial yang sama, PT BNI Asset Management juga mencatatkan produk reksadana baru yakni Reksa Dana Indeks BNI-AM Nusantata ETF MSCI Indonesia Equity Index (XBNI). (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed