Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Sep 2018 09:52 WIB

Dolar AS Nyaris Rp 15.000, Perlukah Gerakan Cinta Rupiah?

Hendra Kusuma - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Dolar AS vs Rupiah/Foto: Pradita Utama Dolar AS vs Rupiah/Foto: Pradita Utama
Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah. Mata uang negeri Paman Sam itu kini tembus ke level Rp 14.900 pada Selasa (4/9/2018).


Kondisi tersebut memicu kekhawatiran krisis moneter (krismon) 1998 bakal terulang lagi. Apalagi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini adalah yang terendah sejak krismon 20 tahun lalu.

Pemerintah terus meyakinkan investor dan masyarakat pelemahan nilai rupiah ini masih bisa tertolong karena fundamental ekonomi nasional yang masih sehat. Sejalan dengan upaya tersebut, pemerintah juga mencari cara untuk menahan laju pelemahan rupiah tak semakin dalam.


Nah, jika pada krismon 1998 pemerintah mengerahkan masyarakat melepaskan dolar AS lewat Gerakan Cinta Rupiah, bahkan sampai membuat lagu khusus Aku Cinta Rupiah, perlukah gerakan serupa dilakukan? Simak ulasannya di sini: (hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed