Follow detikFinance
Kamis, 11 Okt 2018 22:39 WIB

Saham China Anjlok Parah Sejak 2016

Danang Sugianto - detikFinance
Bendera RRC/Foto: Internet/ebcitizen.com Bendera RRC/Foto: Internet/ebcitizen.com
Jakarta - Sama seperti di negara lainnya, rata-rata pasar modal di Asia mengalami penurunan cukup dalam. Bahkan salah satu indeks di China mengalami pelemahan paling dalam sejak 2016.

Melansir CNBC, Kamis (11/10/2018), indeks Hang Seng (Hong Kong) turun 3,88%. Kondisi lebih parah terjadi di bursa China daratan, Shanghai Composite Index turun 5,22% menjadi 2.583,46 dan indeks Shenzhen jatuh 6,445% menjadi 1.293,9.

Menurut perusahaan jasa keuangan asal China, Wind Information, penurunan indeks Shanghai tersebut merupakan yang terburuk sejak Februari 2016.


Kondisi yang sama juga terjadi di pasar saham Jepang. Indeks Nikkei 225 turun 3,89% menjadi 22.590,86. di Korea indeks Kospi melanjutkan tren penurunan dengan jatuh 4,14% menjadi 2.136,31.

Sementara di kawasan Asia Tenggara juga ikut turun tajam. Selama perdagangan sore, Indeks Straits Times Singapura turun 2,66%. Bursa Malaysia KLCI juga anjlok 1,71%.


Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 831,83 poin menjadi 25.598,74, Nasdaq Composite turun 4% menjadi 7.422,05. Sedangkan S & P 500 turun 3,3% menjadi 2,785.68. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed