Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 11:22 WIB

Sri Mulyani Tetap Waspada Meski Rupiah Menguat Lawan Dolar AS

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Eduardo Simorangkir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penguatan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) beberapa hari kemarin menggambarkan kondisi perekonomian nasional masih baik.

"Sebetulnya kita lihat bahwa persepsi terhadap perekonomian Indonesia selama 2018 ini pertama banyak yang bisa kita topang berdasarkan pondasi Indonesia," kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Di tengah ketidakpastian global serta panasnya situasi politik di AS, kata Sri Mulyani, tidak menggoyangkan pondasi ekonomi nasional yang pertumbuhannya tetap di level 5%, serta inflasi di level rendah.

"Kemudian APBN kita menunjukkan suatu postur yang makin sehat dan kredibel, pembiayaan kita bisa tekan defisit kita makin menurun kemudian belanja kita juga produktif kemudian sektor riil juga masih maju kalau kita lihat penerimaan pajak," jelas dia.


Agar rupiah terus berada di tren positif, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku ada beberapa hal yang harus dilakukan, salah satunya menyuarakan kepada investor bahwa ekonomi Indonesia masih salam kondisi baik.

"Tapi kita tetap hati-hati karena memang suasana politik secara global kan tetap akan cair. Jadi sebagai pengelola kebijakan ekonomi bersama dengan Menko dan para menteri yang lain serta bapak gubernur bank sentral, OJK, poin yang paling penting di dalam ekonomi kita dalam suasana yang cukup guncang ini harus punya fleksibilitas dan kemampuan untuk meng-absorb itu yang harus disiapkan," ungkap dia.

Dapat diketahui, rupiah yang beberapa hari belakangan menguat pun kembali ke arah pelemahan. Dolar AS berada di level Rp 14.619 siang ini.

(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed