Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 18:02 WIB

Pencairan Transaksi Saham 2 Hari Berlaku Akhir November

Danang Sugianto - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan penerapan siklus penyelesaian (settlement) transaksi bursa dari T+3 menjadi T+2 dilakukan sesuai target. Persiapan implementasinya sudah hampir sempurna.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan sekitar 98% dari anggota bursa sudah siap melakukannya. Sementara seluruh bank kustodian dipastikan sudah mempersiapkan sistemnya.

"Jadi bisa dibilang sudah 99% lah hampir siap," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (9/11/2018).


BEI akan menerapkan settlement T+2 pada 26 November 2018. Sementara masa penerapan settlement T+3 akan berakhir pada 23 November 2018. Sedangkan hari penyelesaian pertama T+2 pada 28 November 2018.

"Paling tinggal satu sekuritas lagi menunggu pengujian hari ini. Maka insya Allah pada tanggal 26 November nanti akan 100% kesiapannya," kata Laksono.

BEI juga mengaku sudah 6 kali melakukan uji coba penerapan T+2. Uji coba dilakukan sejak akhir Agustus 2018.

"Dari enam kali pengujian, empat diantaranya sudah melibatkan bank custody. Kami harapkan di sisi mereka juga sudah dilakukan dengan kliennya masing-masing," tambahnya.


BEI berharap penerapan T+2 memberikan manfaat bagi industri pasar modal, yaitu dalam meningkatkan harmonisasi antar bursa secara global.

Settlemeant sendiri merupakan waktu penyelesaian transaksi di pasar modal. itu artinya penyelesaian transaksi saham hingga penyerahan barang atau penerimaan uang selesai dalam waktu 2 hari, yang mana sebelumnya 3 hari. (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed