Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Des 2018 16:55 WIB

Merah Seharian, IHSG Terpuruk di 6.133

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona negatif sore ini.IHSG melemah seharian, dan ditutup turun 19 poin (0,32%) kelevel 6.133.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menunjukkan penguatan sepanjang hari ini hingga menuju level Rp 14.422.

Pada perdagangan pre opening, IHSG melemah 55,215 poin (0,90%) ke 6.097,645. Indeks LQ45 turun 13,777 (1,40%) ke 972,184.

Membuka perdagangan, Rabu (5/12/2018), IHSG melanjutkan pelemahan 75,710 (1,23%) ke 6.077,150. Indeks LQ45 juga melemah 15,702 poin (1,59%) ke 970,259.

Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih melemah 58,574 poin (0,95%) ke 6.096,611. Indeks LQ45 juga masih turun 8,969 poin (0,91%) ke 977,054.

Siang hari, IHSG ditutup turun 33 poin (0,54%) ke level 6.119 pada sesi I. Sementara indeks LQ45 turun 7,9 poin (0,81%) ke 978,009.

Pada sore hari, IHSG ditutup di level 6.133,12. Sementara indeks LQ45 turun 6,5 poin (0,66%), diparkir di level 979,452.

Perdagangan saham terpantau sepi dengan nilai transaksi Rp 8,5 triliun. Sebanyak 171 saham menguat, 236 saham turun dan 122 saham tidak berubah.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street terkoreksi cukup besar pada perdagangan dini hari Selasa (04/12). Indeks Dow Jones turun 3.10% ke level 25027, S&P melemah 3.24% ke level 2700, Nasdaq tertekan paling dalam 3.80% ke level 7158.

Penurunan indeks tertekan oleh sektor perbankan, industri dan sektor mining. Selain itu juga pelaku pasar pesimis akan keberhasilan perundingan AS-China serta kemudahan bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Pelaku pasar mengantisipasi adanya kenaikan resiko ekonomi yang terindikasi dari terbaliknya kurva imbal hasil obligasi AS, dimana imbal hasil untuk 2 tahun diatas imbal hasil 10 tahun yang merupakan prekusor untuk resesi.

Bursa saham Asia juga mayoritas bergerak negatif sore ini. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 berkurang 0,53% ke 21.919,33
Indeks Hang Seng turun 1,62% ke 26.819,68
Indeks Komposit Shanghai turun 0,61% ke 2.649,81
Indeks Strait Times melemah 0,37% ke 3.155,92

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 ke Rp 80.825, Merck (MERK) naik Rp 600 ke Rp 5.700, Charoen Pokphand (CPIN) naik Rp 600 ke Rp 6.800, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 350 ke Rp 11.650.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 825 ke Rp 20.600, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) turun Rp 300 ke Rp 11.500, Hotel Sahid (SHID) naik Rp 290 ke Rp 3.700, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 43.750.



(eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed