Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Feb 2019 22:00 WIB

Rupiah Menguat Rp 13.900-an/US$, Darmin: Harusnya Bisa Lebih Kuat

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bisa terus mengalami penguatan. Saat ini, rupiah telah menembus level Rp 13.900-an/US$.

Menurut Darmin, saat ini nilai tukar rupiah masih belum stabil. Sebab, masih dipengaruhi kondisi ekonomi global sehingga belum dianggap wajar.

"Belum fundamentalnya. Masih ada ruang ya jangan lupa dulu sebelum gejolak terjadi itu di awal tahun lalu, itu kurs hanya Rp 13.380-an saya angkanya. Itu tergantung ekonomi dunia apa yang terjadi," jelas dia di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (1/2/2019).


Lebih lanjut, ia yakin gejolak yang terjadi terhadap nilai tukar tak mempengaruhi fundamental. Sehingga rupiah dinilai mampu lebih menguat dibandingkan sekarang.

"Ekonomi kita apa yang terjadi jadi jangan dianggap itu otomatis tapi nilai fundamentalnya masih harusnya rupiah lebih kuat dari yang sekarang," sambung dia.

Sebagai informasi, nilai tukar dolar AS sempat berada di level Rp 13.970. Dolar AS melemah terhadap rupiah.

Mengutip data perdagangan Reuters, Kamis (31/1/2019), dolar AS berada di level tertingginya Rp 14.130 dan level terendahnya di Rp 13.990. (fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed