Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Feb 2019 12:05 WIB

Sesi I

Dolar AS Ngamuk (Lagi), IHSG Lengser dari Level 6.400

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada sesi I siang ini. IHSG turun 21,68 poin (0,33%) ke level 6.398.

Pelemahan IHSG dibarengi dengan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS menekan rupiah ke level Rp 14.110 siang ini.

Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 5,76 poin (0,09%) ke level 6.425,814. Indeks LQ45 juga bertambah 1,46 poin (0,15%) ke 1.002,237.

Membuka perdagangan, Jumat (15/2/2019), IHSG melanjutkan penguatan 11,02 poin (0,17%) ke level 6.431,038. Indeks LQ45 naik 1,521 poin (0,15%) di level 1.000,773.

Pada pukul 09.05 waktu JHTS, IHSG melanjutkan penguatan dengan naik 7,53 poin (0,12%) ke level 6.420,018. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,62 poin (0,06%) ke level 1.000,773.

Menutup sesi I siang ini, IHSG parkir di angka 6.398 setelah turun 21,68 poin (0,34%). Sedangkan indeks LQ45 turun 4,68 poin (0,47%) ke level 996,084.

Perdagangan saham ditransaksikan 229.401 kali dengan nilai Rp 4,2 triliun. Sebanyak 134 saham menguat, 231 saham turun dan 124 saham tak berubah.



Melemahnya IHSG diwarnai memerahnya delapan sektor saham. Saham sektor industri dasar turun paling dalam disusul tambang dan konstruksi.

Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup mixed dengan mayoritas berada dalam zona merah. Indeks Dow Jones tertekan 0.41% dan S&P melemah 0.27%. Sedangkan Nasdaq flat dengan naik tipis 0.09%.

Penurunan pada bursa saham AS dikarenakan kekhawatiran atas rilisnya data penjualan ritel As bulan Desember secara tahunan yang dilaporkan tumbuh 2.3% atau melambat dibandingkan pertumbuhan periode yang sama tahun sebelumnya yakni mampu tumbuh lebih baik 4.1%.

Adapun data tersebut merupakan pertumbuhan penjualan paling lambat dalam 9 tahun terakhir.

Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif siang ini. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 turun 1,21% ke 20.884,74
Indeks Hang Seng turun 1,64% ke 27.964,43
Indeks Komposit Shanghai turun 0,62% ke 2.702,83
Indeks Strait Times turun 0,37% ke level 3.241,04

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 825 ke Rp 83.825, Phapros (PEHA) naik Rp 520 ke Rp 2.630, XL Axiata (EXCL) naik Rp 360 ke Rp 2.410, dan Multi Bintang (MLBI) naik Rp 350 ke Rp 17.800.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya ialah Unilever (UNVR) turun Rp 775 ke Rp 48.100, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 475 ke Rp 20.625, United Tractors (UNTR) turun Rp 475 ke Rp 25.075.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed